PusakoNews.com, Blitar - Pemerintah memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M telah mencapai hampir 100 persen. Hal ini disampaikan Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, saat menghadiri kegiatan manasik haji di Kota Blitar, Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Menhaj menekankan pentingnya manasik haji sebagai bekal utama bagi jamaah agar pelaksanaan ibadah berjalan tertib, aman, dan sesuai syariat.
Ia menjelaskan, seluruh aspek layanan telah dipersiapkan secara komprehensif, mulai dari akomodasi di Makkah dan Madinah, konsumsi, transportasi, hingga perlengkapan jamaah. Proses penerbitan visa juga telah melampaui 95 persen.
Pemerintah turut mengedepankan layanan yang inklusif dengan mengusung konsep “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”, guna memastikan kenyamanan seluruh jamaah selama menjalankan ibadah.
Selain itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jamaah. Menhaj juga menegaskan bahwa pembentukan Kementerian Haji dan Umrah merupakan langkah strategis dalam menghadirkan layanan haji yang lebih terintegrasi.
Pemberangkatan kloter pertama jamaah haji Indonesia dijadwalkan dimulai pada 22 April 2026. Pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung lancar di tengah dinamika global yang berkembang.
[PusakoNews.com/red]