Dalam Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Prabowo menegaskan penegakan hukum terhadap pelaku karhutla, penguatan swasembada pangan dan energi, serta pentingnya persatuan nasional menghadapi ketidakpastian global.
Presiden Prabowo memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan keterlibatan individu dan korporasi dalam karhutla, termasuk kemungkinan pencabutan izin perusahaan yang terbukti melanggar hukum.
Presiden Prabowo memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) 2 Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di halaman tengah Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026 ยฉPusakoNews.com
Sesuaikan Ukuran Baca
1008
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan sejumlah prioritas pemerintahan setelah dua tahun memimpin Indonesia, mulai dari penindakan tegas terhadap pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penguatan kemandirian pangan dan energi, hingga perlindungan kepentingan nasional di tengah ketidakpastian global.
Arahan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna bertajuk Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di halaman tengah Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di halaman tengah Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026 ยฉPusakoNews.com
Dalam sidang yang dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih dan sejumlah pejabat lembaga negara tersebut, Prabowo menekankan bahwa pemerintah harus memiliki keberanian menghadapi persoalan yang dapat mengancam kekayaan nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Presiden, persaingan kekuatan besar dunia, konflik geopolitik, perubahan iklim, dan ketergantungan antarnegara menuntut Indonesia memperkuat kemampuan bertahan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki.
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026 ยฉPusakoNews.com
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Karhutla Jadi Perhatian Serius, Korporasi Terancam Pencabutan Izin
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di halaman tengah Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026. ยฉPusakoNews.com
Salah satu arahan tegas Presiden menyangkut penanganan karhutla yang diduga melibatkan kesengajaan manusia serta tanggung jawab sejumlah korporasi.
Prabowo meminta kepolisian, Kejaksaan, dan Kementerian Kehutanan melakukan penyelidikan dengan dukungan TNI serta unsur intelijen.
Menurut Kepala Negara, hasil penyelidikan di lapangan menunjukkan bahwa karhutla tidak seluruhnya terjadi akibat faktor alam. Karena itu, pemerintah harus menelusuri dugaan keterlibatan berbagai pihak secara cermat.
Presiden bahkan menggunakan istilah terorisme lingkungan untuk menggambarkan tindakan pembakaran yang disengaja dan membahayakan masyarakat.
Ia memandang persoalan tersebut sebagai ancaman serius karena dampak asap kebakaran dapat membahayakan kesehatan jutaan penduduk.
Prabowo menegaskan bahwa tindakan hukum harus didasarkan pada bukti yang jelas. Perusahaan yang terbukti melanggar dapat menghadapi pencabutan izin usaha sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kalau bukti sudah jelas, kita akan bertindak, kita akan cabut semua izin perusahaan-perusahaan yang melanggar," tegas Presiden.
Arahan tersebut menempatkan penyelidikan dan pembuktian sebagai tahapan penting sebelum pemerintah menjatuhkan tindakan terhadap pihak yang dinyatakan melanggar hukum.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Swasembada Pangan Dipandang sebagai Pertahanan Strategis
Presiden Prabowo memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) 2 Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di halaman tengah Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026 ยฉPusakoNews.com
Selain penegakan hukum lingkungan, Presiden memberikan perhatian terhadap kemampuan Indonesia memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.
Prabowo menyatakan bahwa swasembada pangan merupakan salah satu capaian utama pemerintah dalam dua tahun pertama.
Menurutnya, kemampuan menghasilkan pangan sendiri sangat menentukan ketahanan suatu negara ketika terjadi krisis internasional.
"Dalam waktu cepat, saudara-saudara, pangan itu menentukan. Karena sekarang pangan bisa menjadi senjata. Dalam keadaan krisis kita punya uang pun mungkin kita tidak bisa beli beras dari negara lain," ujar Prabowo.
Presiden menyebut kondisi pangan nasional tetap terkendali meskipun Indonesia menghadapi tantangan cuaca, termasuk kekeringan panjang pada periode 2025โ2026.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi fenomena El Niรฑo maupun La Niรฑa.
Dalam pandangan Presiden, kemampuan menjaga pasokan pangan domestik menjadi bagian penting dari upaya mempertahankan kedaulatan dan kepentingan masyarakat.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
B50 Diklaim Tercapai, Pengembangan Etanol Menuju E50
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di halaman tengah Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026. ยฉPusakoNews.com
Di sektor energi, Prabowo menekankan pentingnya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).
Presiden menyebut sejumlah potensi energi nasional, termasuk batu bara, panas bumi, dan bahan bakar nabati, dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan energi.
Secara khusus, Prabowo menyatakan Indonesia telah mencapai penggunaan biodiesel B50 dan akan melanjutkan pengembangan campuran etanol secara bertahap.
Dalam penjelasannya, Presiden memperkirakan campuran etanol E10 berpeluang dicapai pada 2026. Pemerintah kemudian berharap dapat mencapai E20 dalam dua tahun berikutnya dan E50 dua tahun setelah tahapan tersebut.
Target itu masih berupa harapan dan tahapan pengembangan yang disampaikan Presiden, bukan seluruhnya capaian yang telah terealisasi.
Prabowo memperkirakan kombinasi B50 dan E50 dapat membantu Indonesia menghilangkan kebutuhan impor BBM apabila kedua program tersebut berhasil diwujudkan sesuai harapan.
Penguatan energi domestik menjadi salah satu jawaban yang ditawarkan pemerintah dalam menghadapi kenaikan harga minyak dunia serta kerentanan pasokan akibat situasi internasional.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Politik Luar Negeri Nonblok dan Perlindungan Kekayaan Nasional
Dalam pembahasan hubungan internasional, Presiden kembali menegaskan bahwa Indonesia tidak akan bergabung dengan blok kekuatan maupun pakta militer tertentu.
Prabowo mengedepankan pendekatan persahabatan dan hubungan bertetangga baik dengan tetap mempertahankan kedaulatan nasional serta sikap menentang imperialisme dan penjajahan.
"Saya sudah sampaikan, garis politik luar negeri saya adalah seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak," kata Presiden.
Menurutnya, pemerintah harus mampu membangun hubungan baik dengan berbagai negara tanpa mengesampingkan kepentingan bangsa sendiri.
Prabowo juga menegaskan bahwa penyelamatan kekayaan alam merupakan tanggung jawab pemerintah dalam menjalankan mandat rakyat.
Ia mengibaratkan sumber daya alam sebagai darah bagi tubuh bangsa. Apabila kekayaan tersebut terus mengalami kebocoran, kemampuan negara mempertahankan kesejahteraan rakyat akan terganggu.
Dalam menghadapi tantangan itu, Presiden menilai persoalan politik, ekonomi, sosial, dan pertahanan tidak dapat diperlakukan secara terpisah.
Ia juga mendorong perubahan cara pandang pendidikan tinggi agar kalangan akademisi dan calon pemimpin mampu memahami persoalan nasional secara lebih menyeluruh.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Persatuan Nasional dan Kekompakan Kabinet Ditekankan
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di halaman tengah Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026. ยฉPusakoNews.com
Di tengah berbagai arahan strategis tersebut, Presiden menyampaikan penghargaan kepada anggota Kabinet Merah Putih atas pengabdian selama dua tahun pertama pemerintahannya.
Sidang Kabinet Paripurna dibuka oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang melaporkan kehadiran para menteri, kepala badan, jajaran Dewan Pertimbangan Presiden, Dewan Ekonomi Nasional, serta sejumlah pejabat dan unsur terkait.
Sebelum pengantar Presiden, peserta sidang menyaksikan penayangan video mengenai hasil dua tahun pertama pemerintahan.
Prabowo menilai kerja keras anggota kabinet telah menghasilkan kinerja yang membanggakan. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan suatu pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu.
Presiden mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kehidupan yang damai dengan saling menghormati perbedaan agama, suku, bahasa, adat istiadat, dan budaya berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Pemerintah Diminta Berani Menjalankan Mandat Rakyat
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di halaman tengah Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026. ยฉPusakoNews.com
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, melalui keterangannya mengenai hasil Sidang Kabinet Paripurna, merangkum arahan Presiden yang mencakup penguatan ketahanan nasional, perlindungan kekayaan alam, penegakan hukum terhadap pelaku karhutla, serta pengembangan kemandirian pangan dan energi.
Teddy juga menegaskan pesan Presiden agar seluruh jajaran pemerintahan menjalankan tugas dengan keberanian, ketegasan, dan tanggung jawab untuk kepentingan masyarakat.
Memasuki tahun ketiga pemerintahan, Prabowo menegaskan bahwa masih terdapat tantangan besar yang harus dihadapi.
Ia meminta pemerintah mempertahankan semangat pengabdian, bekerja secara solid, dan bersedia melakukan penghematan apabila diperlukan.
Dengan demikian, arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna tersebut mencakup dua pekerjaan yang saling berkaitan: mempertahankan capaian yang dikemukakan pemerintah selama dua tahun pertama sekaligus menjalankan langkah lanjutan untuk memperkuat ketahanan nasional dan kesejahteraan rakyat.
SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01]BPMI Setpres
[02]Media Indonesia
[03]Tirto
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar