Space Available Wonderful Indonesia R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Pemerintah Bahas Sekat Kanal hingga Embung, Polri Lanjutkan Penyidikan Karhutla

Kemenko Bidang Politik dan Keamanan
Waktu:

Penyidik masih mengumpulkan alat bukti sebelum menetapkan tersangka. Pemerintah membahas sekat kanal hingga embung untuk memperkuat pencegahan dan pemadaman karhutla.

Kapolri menyebut 98 kasus karhutla terkait korporasi telah masuk tahap penyidikan.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (19/10/2026). Rapat dihadiri sejumlah menteri, pimpinan kementerian dan lembaga, unsur TNI-Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), Kantor Staf Presiden (KSP), serta instansi terkait.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (19/10/2026). Rapat dihadiri sejumlah menteri, pimpinan kementerian dan lembaga, unsur TNI-Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), Kantor Staf Presiden (KSP), serta instansi terkait.
ยฉPusakoNews.com
Sesuaikan Ukuran Baca
907
Space Available Batak R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mencakup penyidikan kasus terkait korporasi serta pembahasan penguatan sarana pencegahan dan pemadaman. Pada Senin (19/10/2026), Polri menyampaikan perkembangan penyidikan 98 kasus, sementara rapat tingkat menteri mengevaluasi kebutuhan petugas di lapangan.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengatakan 98 laporan polisi terkait korporasi telah masuk tahap penyidikan. Keterangan itu disampaikan di Istana Merdeka, Jakarta, sebagaimana diberitakan detikcom.

Menurut Suyudi, penyidik masih mengumpulkan alat bukti untuk melanjutkan proses hukum. Ia menyatakan penetapan tersangka akan dilakukan dalam waktu dekat.

Dengan demikian, angka 98 yang disampaikan Kapolri merujuk pada jumlah kasus dalam penyidikan, bukan jumlah perusahaan atau tersangka yang telah ditetapkan.

Suyudi juga menyatakan proses hukum akan dituntaskan. Penelusuran pertanggungjawaban, menurut keterangannya, dapat mencakup pemilik perusahaan maupun pemegang saham yang bertanggung jawab atas korporasi terkait karhutla.

Kebutuhan Air dan Kendala Pemadaman

Pada hari yang sama, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman memimpin rapat internal tingkat menteri di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta. Penanganan karhutla menjadi salah satu prioritas pembahasan.

Berdasarkan keterangan Kemenko Polkam, rapat mengevaluasi perkembangan titik panas, kondisi faktual di lapangan, efektivitas operasi pemadaman, serta kendala yang dihadapi petugas.

Pembahasan tindak lanjut mencakup pembuatan sekat kanal, penyediaan sarana pengambilan air atau water intake, pembangunan sumur bor dan embung, serta infrastruktur pendukung lainnya. Sarana tersebut dibahas untuk meningkatkan efektivitas pencegahan dan pemadaman, terutama di wilayah rawan kebakaran.

Dudung menyatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian intensif terhadap percepatan penanganan karhutla melalui rapat daring maupun pertemuan langsung.

NOLAN N64 ORIGINAL โ€“ MADE IN ITALY R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Mitigasi Asap Lintas Batas

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2026)
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2026)
ยฉPusakoNews.com

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian turut menyoroti potensi dampak asap lintas batas terhadap Malaysia dan Singapura. Ia menyatakan Indonesia terus mendorong kerja sama pengendalian dan mitigasi dengan menghormati ketentuan hukum masing-masing negara.

Menurut Tito, pemerintah tidak akan segan menindak tegas korporasi apabila terbukti terlibat. Pernyataan itu disampaikan dalam konteks upaya bersama mengendalikan karhutla agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi negara bertetangga.

Di luar penanganan karhutla, rapat tingkat menteri membahas inflasi, dinamika ekonomi global, stok bahan bakar minyak, alternatif sumber energi, serta sejumlah persoalan politik, keamanan, dan agraria. Dudung menekankan perlunya koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi dampaknya terhadap stabilitas nasional.

SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01] Kemenko Polkam
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.
PUSAKO PILIHAN

Rekomendasi untuk Anda

Temukan bacaan berikutnya.

Pilihan terbaru 1 / 1

Memuat pilihan beritaโ€ฆ

Pilihan menyesuaikan minat di browser ini. Anda dapat menonaktifkan atau meresetnya lewat Kelola minat.

Berita Terkait

Space Available Wonderful Indonesia R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoHelp
Layanan Jaringan 24 Jam โ€” pesan dapat dikirim kapan saja.
Memuat identitas...
Identitas Tamu
Sebelum chat, kenalkan diri agar PusakoCenter dapat menindaklanjuti bantuan Anda.
Nama wajib. Isi minimal salah satu: Email atau Nomor WhatsApp. Data kontak hanya digunakan untuk layanan PusakoHelp.
Memuat PusakoHelp...
Pesan tersimpan di sistem PusakoNews.