Space Available Surabaya R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Pilot Malaysia Airlines Jadi Tersangka, Bareskrim Bongkar Penyelundupan 70.114 Butir Ekstasi ke Indonesia

Transnasional

"Pilot Malaysia Airlines Jadi Tersangka, Bawa 70.114 Butir Ekstasi ke Indonesia"

Pilot Asing Ditangkap di Bandara Soetta, 25 Kg Ekstasi Disita Bareskrim
Pilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39), ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan narkotika ke Indonesia
Pilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39), ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan narkotika ke Indonesia
Sesuaikan Ukuran Baca
694
HASKARA TRANS R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Tangerang - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menetapkan seorang pilot berkewarganegaraan Malaysia, Mohd Saufi bin Othman (39), sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyelundupan narkotika jaringan internasional melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.


Pilot Malaysia Airlines Jadi Tersangka, Bareskrim Bongkar Penyelundupan 70.114 Butir Ekstasi ke IndonesiaPilot berkewarganegaraan Malaysia, Mohd Saufi bin Othman (39)


Tersangka diamankan setelah petugas Bea dan Cukai menemukan 70.114 butir ekstasi dengan berat bersih sekitar 25,19 kilogram, serta narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam koper yang dibawanya saat tiba di Indonesia dari Kuala Lumpur.

HUT RI Ke-81 R1 PusakoNews.com R5a

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Berawal dari Kecurigaan Petugas Bea Cukai

Ilustrasi : Bea Cukai
Ilustrasi : Bea Cukai

Pengungkapan kasus tersebut bermula ketika petugas Bea dan Cukai melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta menggunakan mesin pemindai X-ray.

Dari hasil analisis citra pemindaian, petugas menemukan sebuah koper yang dinilai mencurigakan. Koper tersebut kemudian diketahui dibawa oleh seorang warga negara Malaysia yang mengenakan seragam pilot atau kopilot.

Petugas selanjutnya membawa pemilik koper beserta barang bawaannya ke ruang pemeriksaan untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Hasil pemeriksaan menemukan 14 bungkus besar berisi puluhan ribu butir ekstasi serta satu paket narkotika jenis sabu. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, barang bukti ekstasi tersebut dinyatakan mengandung MDMA, dengan jumlah mencapai 70.114 butir dan berat bersih sekitar 25,19 kilogram.

Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dan diserahkan kepada Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk proses penyidikan.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengungkapkan, dari pemeriksaan awal, tersangka mengaku mendapatkan perintah dari seseorang untuk membawa narkotika tersebut dari Malaysia menuju Jakarta.

Sebagai imbalan, Mohd Saufi disebut dijanjikan bayaran sebesar 50.000 ringgit Malaysia, atau sekitar Rp220 juta.

Sesampainya di Indonesia, tersangka disebut akan menerima arahan lebih lanjut mengenai pihak yang akan mengambil barang tersebut. Penyidik menduga pengendali kegiatan berada di Malaysia, sementara penerima narkotika di Indonesia masih dalam proses identifikasi.

Penyidik kini mendalami komunikasi dan hubungan antara tersangka dengan pihak yang memberikan perintah, termasuk menelusuri pihak yang sedianya mengambil paket narkotika tersebut setelah tiba di Jakarta.

Space Available Batak R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Bukan Kali Pertama Tersangka Terlibat Pengiriman Narkotika

Petugas Bea Cukai Indonesia memperlihatkan narkoba yang diselundupkan oleh seorang pilot Malaysia sebagai barang bukti selama konferensi pers di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Jumat (31/7/2026)
Petugas Bea Cukai Indonesia memperlihatkan narkoba yang diselundupkan oleh seorang pilot Malaysia sebagai barang bukti selama konferensi pers di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Jumat (31/7/2026)

Hasil pemeriksaan penyidik juga mengungkap dugaan bahwa keterlibatan Mohd Saufi dalam pengiriman narkotika lintas negara bukan merupakan aksi pertama.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dalam proses pemeriksaan dan berita acara pemeriksaan, tersangka diduga telah beberapa kali terlibat dalam aktivitas pengiriman narkotika.

Penyidik menemukan informasi mengenai pengiriman narkotika sebelumnya, termasuk pengiriman sabu-sabu ke wilayah Sabah, Malaysia, serta pengiriman sekitar 7 kilogram sabu-sabu ke Jakarta. Dalam perkara terakhir, tersangka kembali membawa ekstasi dan sabu ke Indonesia sebelum akhirnya ditangkap aparat.

Temuan tersebut menjadi salah satu fokus pengembangan penyidikan karena aparat masih berupaya memastikan seluruh aktivitas tersangka serta kemungkinan adanya pengiriman narkotika lain yang pernah dilakukan sebelumnya.

Tes Urine Tunjukkan Tersangka Positif Tiga Jenis Narkotika

Selain mengamankan barang bukti narkotika, penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi tersangka.

Hasil tes urine menunjukkan Mohd Saufi positif mengandung metamfetamina, MDMA, dan kokain.

Penyidik masih mendalami riwayat penggunaan narkotika oleh tersangka. Pemeriksaan lebih lanjut juga dilakukan untuk memastikan kondisi tersangka serta keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana yang sedang ditangani.

Dalam perkembangan perkara, asesmen terhadap tersangka juga menjadi bagian dari proses penanganan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

KZB ArmyLook R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Bawa Narkotika Saat Menjalankan Penerbangan ke Jakarta

Rute MH 727, Malaysia Airlines, pada Rabu, 29/7/2026
Rute MH 727, Malaysia Airlines, pada Rabu, 29/7/2026

Kasus ini menjadi perhatian serius karena tersangka merupakan pilot maskapai asing yang melakukan perjalanan penerbangan internasional menuju Jakarta.

Tersangka diketahui datang ke Indonesia menggunakan penerbangan Malaysia Airlines rute Kuala Lumpur–Jakarta. Dalam rangkaian pemeriksaan, aparat mendalami dugaan bahwa narkotika tersebut dibawa bersamaan dengan perjalanan penerbangan yang dijalankannya.

Informasi mengenai kondisi tersangka saat menjalankan penerbangan juga tengah didalami. Pemeriksaan terhadap dugaan penggunaan narkotika dilakukan secara terpisah dari proses penyidikan perkara penyelundupan untuk memastikan seluruh fakta dan aspek hukum dapat ditangani secara menyeluruh.

Kasubdit II Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol. Awaludin Amin menyatakan pemeriksaan terhadap tersangka masih dikembangkan, termasuk menunggu hasil asesmen dari pihak terkait.

NOLAN N64 ORIGINAL – MADE IN ITALY R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Barang Bukti Diamankan untuk Kepentingan Penyidikan

Petugas Bea Cukai Indonesia memperlihatkan narkoba yang diselundupkan oleh seorang pilot Malaysia sebagai barang bukti selama konferensi pers di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Jumat (31/7/2026)
Petugas Bea Cukai Indonesia memperlihatkan narkoba yang diselundupkan oleh seorang pilot Malaysia sebagai barang bukti selama konferensi pers di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Jumat (31/7/2026)

Dalam pengungkapan tersebut, aparat mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara.

Barang bukti utama berupa 70.114 butir ekstasi dengan berat bersih sekitar 25,19 kilogram dan narkotika jenis sabu. Selain itu, penyidik turut mengamankan koper berwarna perak, tas ransel, paspor Malaysia, kartu identitas, surat izin mengemudi Malaysia, telepon seluler, serta perlengkapan atau seragam pilot.

Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan dan digunakan untuk kepentingan penyidikan serta pembuktian perkara.

Jumlah narkotika yang diamankan dinilai sangat signifikan karena berpotensi diedarkan dalam jumlah besar apabila berhasil masuk ke pasar gelap narkotika di Indonesia.

Dijerat Pasal Berlapis dengan Ancaman Hukuman Berat

Atas perbuatannya, Mohd Saufi telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri.

Penyidik menerapkan ketentuan pidana dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, antara lain Pasal 113 ayat (2) juncto Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1), serta ketentuan lain yang relevan dalam proses penyidikan.

Penerapan pasal tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana narkotika dalam jumlah besar serta dugaan adanya permufakatan atau keterlibatan pihak lain dalam proses pengiriman.

Dengan jumlah narkotika yang disita, perkara tersebut termasuk dalam kategori tindak pidana narkotika dengan ancaman pidana sangat berat, termasuk kemungkinan pidana mati atau penjara seumur hidup sesuai ketentuan pasal yang diterapkan dan pembuktian di persidangan.

Space Available Jogja R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Jaringan Internasional Masih Diburu

Petugas Bea Cukai Indonesia memperlihatkan seragam pilot Malaysia dan narkoba yang diselundupkannya sebagai barang bukti selama konferensi pers di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Jumat (31/7/2026)
Petugas Bea Cukai Indonesia memperlihatkan seragam pilot Malaysia dan narkoba yang diselundupkannya sebagai barang bukti selama konferensi pers di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Jumat (31/7/2026)

Bareskrim Polri menegaskan perkara tersebut belum berhenti pada penangkapan tersangka. Penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap keseluruhan jaringan yang diduga berada di balik penyelundupan narkotika tersebut.

Fokus penyidikan diarahkan pada identifikasi pihak yang memberikan perintah kepada tersangka, pengendali jaringan yang diduga berada di Malaysia, calon penerima narkotika di Indonesia, hingga jalur distribusi yang direncanakan setelah barang tersebut berhasil masuk ke Jakarta.

Penyidik juga mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam sejumlah pengiriman narkotika yang diduga pernah dilakukan tersangka sebelumnya.

Pengawasan Kru Penerbangan Diperketat

Pengungkapan perkara tersebut sekaligus menjadi perhatian terhadap potensi penyalahgunaan akses penerbangan untuk memasukkan narkotika melalui jalur udara internasional.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyatakan pengawasan terhadap barang bawaan kru penerbangan, termasuk pilot dan awak kabin, akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menutup celah penyelundupan narkotika maupun barang ilegal lainnya.

Pemeriksaan berbasis analisis risiko dan pemindaian barang bawaan menjadi salah satu instrumen penting dalam mendeteksi upaya penyelundupan sejak berada di pintu masuk negara.

Koordinasi dengan Otoritas Malaysia

Karena perkara tersebut melibatkan warga negara Malaysia dan diduga berkaitan dengan jaringan lintas negara, penanganannya juga membutuhkan koordinasi dengan otoritas terkait di Malaysia.

Pemerintah Indonesia melalui instansi terkait akan melakukan koordinasi untuk mendukung proses penegakan hukum sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar modus serupa tidak kembali terjadi.

Dugaan keterlibatan pilot dalam penyelundupan narkotika dinilai menjadi persoalan serius, tidak hanya dari sisi pemberantasan peredaran narkotika, tetapi juga karena menyangkut aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

ExcellentAromatica R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Selain menyelundupkan narkotika, ia juga dinyatakan positif mengkonsumsi sabu saat menerbangkan pesawat Malaysia Airlines (MH) yang membawa sekitar 170 penumpang
Selain menyelundupkan narkotika, ia juga dinyatakan positif mengkonsumsi sabu saat menerbangkan pesawat Malaysia Airlines (MH) yang membawa sekitar 170 penumpang

Penyidikan Masih Terus Dikembangkan

Bareskrim Polri memastikan proses hukum terhadap Mohd Saufi bin Othman masih berjalan. Penyidik terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan untuk mengungkap seluruh rangkaian tindak pidana yang diduga terjadi.

Aparat juga masih menelusuri jaringan pemasok, pengendali, penerima serta kemungkinan jalur distribusi narkotika yang digunakan untuk memasukkan barang haram tersebut ke Indonesia.

Penetapan tersangka terhadap pilot warga negara Malaysia tersebut menjadi langkah awal dalam membongkar dugaan jaringan narkotika internasional yang memanfaatkan jalur penerbangan untuk memasukkan narkotika dalam jumlah besar ke Indonesia.
[PusakoNews.com/red]

HUT RI Ke-81 R1 PusakoNews.com R9a

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Palembang R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews