Pemerintah Pastikan Kesiapan Angkutan Haji 2026, Kloter Pertama Berangkat 22 April

Pemerintah Ungkap Kesiapan Haji 2026, Dari Bandara hingga Pesawat Sudah Siap
Pemerintah memastikan kesiapan penyelenggaraan Angkutan Haji Tahun 2026 menjelang keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia yang direncanakan mulai Rabu (22/04/2026)
Pemerintah memastikan kesiapan penyelenggaraan Angkutan Haji Tahun 2026 menjelang keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia yang direncanakan mulai Rabu (22/04/2026)
Sesuaikan Ukuran Baca
705

PusakoNews.com, Jakarta - Pemerintah memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan angkutan haji tahun 2026 telah matang menjelang keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama yang dijadwalkan mulai Rabu, 22 April 2026.


Pada musim haji tahun ini, Indonesia akan memberangkatkan sekitar 221.000 jemaah secara bertahap hingga Mei 2026. Proses tersebut melibatkan 14 embarkasi dengan total 525 kloter, menjadikannya sebagai operasi nasional berskala besar yang membutuhkan koordinasi lintas sektor.


Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa penyelenggaraan angkutan haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan operasi kompleks yang mengedepankan aspek keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan jemaah. Pemerintah memastikan seluruh elemen operasional telah siap sebelum keberangkatan dimulai.


Kesiapan tersebut mencakup sarana dan prasarana transportasi udara, termasuk optimalisasi Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Terminal ini akan melayani sekitar 35.000 jemaah dari 84 kloter embarkasi Jakarta, dengan sistem layanan terintegrasi guna meningkatkan efisiensi dan kenyamanan.


Dari sisi operasional penerbangan, pemerintah menggandeng maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines dengan dukungan puluhan armada pesawat untuk melayani ratusan kloter penerbangan. Selain itu, berbagai langkah mitigasi telah disiapkan, termasuk pemeriksaan kelayakan pesawat (ramp check), kesiapan bandara embarkasi, serta penguatan koordinasi internasional guna mengantisipasi potensi gangguan.


Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh proses pemberangkatan jemaah berlangsung aman, lancar, dan tepat waktu, dengan mengedepankan standar keselamatan penerbangan yang ketat serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan.


Adapun tahapan awal penyelenggaraan haji 2026 dimulai dengan masuknya jemaah ke asrama haji pada 21 April 2026, dilanjutkan pemberangkatan gelombang pertama ke Madinah pada 22 April hingga 6 Mei 2026, serta gelombang kedua ke Jeddah pada 7 hingga 21 Mei 2026.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait