PusakoNews.com, Bandar Lampung - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di sejumlah daerah masih menghadapi berbagai kendala teknis yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah. Gangguan pada perangkat komputer hingga server menjadi hambatan yang berpotensi memengaruhi jalannya ujian.
Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mengungkapkan bahwa persoalan teknis tersebut tidak hanya terjadi di Lampung, melainkan kemungkinan juga dialami di berbagai provinsi lain selama penyelenggaraan TKA.
Ia menjelaskan, gangguan teknis dapat berdampak langsung terhadap hasil peserta. Siswa yang memiliki kemampuan akademik baik berisiko tidak mampu menunjukkan performa optimal akibat kendala di luar kendali mereka.
Meski demikian, Fikri menekankan bahwa hasil TKA tetap harus dipandang sebagai instrumen penting untuk evaluasi sekaligus landasan dalam menyusun kebijakan pendidikan ke depan.
Dalam kunjungan kerja spesifik Komisi X DPR RI di Bandar Lampung, Kamis (16/4/2026), ia juga memberikan apresiasi terhadap sikap Pemerintah Provinsi Lampung. Meskipun tingkat partisipasi TKA di daerah tersebut berada di posisi ke-25 dari 38 provinsi, dengan tingkat kelulusan berkisar antara 10 hingga 14 persen, para pemangku kepentingan pendidikan tetap menerima hasil tersebut secara terbuka dan konstruktif.
Menurutnya, sikap tersebut mencerminkan komitmen yang baik dalam menjadikan hasil TKA sebagai bahan evaluasi, bukan sebagai alasan untuk berkecil hati.
Fikri menegaskan bahwa hasil TKA harus dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan strategis guna meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan di masa mendatang.
Komisi X DPR RI pun berharap seluruh daerah dapat menjadikan pelaksanaan TKA sebagai momentum evaluasi menyeluruh, demi mendorong perbaikan mutu pendidikan nasional secara konsisten dan berkesinambungan.
[PusakoNews.com/red]








Komentar