Kejagung Sinergi Kawal Program MBG di Tuban dan Bojonegoro, Perkuat Pengawasan Berbasis Digital

Kejagung Turun Tangan! Program Makan Gratis di Tuban-Bojonegoro Diawasi Ketat
Kejagung Gunakan Teknologi Pantau Makan Gratis
©PusakoNews.com/red
Kejagung Gunakan Teknologi Pantau Makan Gratis ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
594

PusakoNews.com, Kabupaten Tuban - Reda Manthovani selaku Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) mengawal langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tuban dan Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (01/04/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi pengawasan dan evaluasi pemenuhan gizi nasional.


Jamintel menegaskan bahwa Program MBG merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan sasaran peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 yang menekankan sinergi lintas sektor demi akuntabilitas dan ketepatan sasaran.


Dalam pelaksanaannya, Kejaksaan bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) melalui pertukaran data dan pendekatan intelijen terintegrasi guna mencegah penyimpangan. Kolaborasi juga diperluas hingga tingkat desa bersama ABPEDNAS sebagai mitra strategis untuk deteksi dini, pengumpulan data, dan pemantauan partisipatif.


Untuk memperkuat pengawasan, Kejaksaan memanfaatkan teknologi digital melalui aplikasi “Jaga Dapur MBG” yang berfungsi sebagai sistem pemantauan real-time sekaligus early warning system terhadap potensi Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT), termasuk penyalahgunaan anggaran dan kendala distribusi.


Hasil pemantauan di Tuban dan Bojonegoro menunjukkan adanya dinamika pada aspek distribusi dan kesiapan satuan pelayanan. Menyikapi hal tersebut, Jamintel menegaskan pendekatan preventif dengan mengedepankan pembinaan, edukasi, dan penyelesaian administratif sebelum langkah penegakan hukum.


Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kejaksaan. Ia menilai sinergi melalui pengamanan program strategis dan pemanfaatan teknologi digital memberikan rasa aman dalam operasional di lapangan.


Kolaborasi antara Kejaksaan, BGN, dan ABPEDNAS diharapkan mampu menjaga integritas tata kelola Program MBG, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pengawasan yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait