Space Available Bangka Belitung R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Hari Lahir Pancasila 2026, Kajati Sulsel Serukan Keadilan Sosial dalam Penegakan Hukum

Kejaksaan Republik Indonesia

"Kajati Sulsel Sila Pulungan Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Pancasila"

Sila Pulungan: Pancasila Jadi Jangkar Moral Bangsa di Tengah Krisis Global
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati Sulsel), Dr. Sila H. Pulungan, memimpin langsung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati Sulsel), Dr. Sila H. Pulungan, memimpin langsung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Rangkuman Berita

  • Peringati Hari Lahir Pancasila, Kajati Sulsel Soroti Bahaya Intoleransi dan Radikalisme
  • Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Kajati Sulsel Tekankan Hukum Berkeadilan untuk Rakyat Kecil
  • Kajati Sulsel: Pancasila Bukan Sekadar Simbol, Tapi Pedoman Penegakan Hukum
Sesuaikan Ukuran Baca
580
Space Available Palu R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Makassar - Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, memimpin langsung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar secara khidmat di Halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pejabat struktural, pegawai, serta seluruh unsur di lingkungan Kejati Sulsel sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai dasar bangsa yang menjadi fondasi kehidupan bernegara dan berbangsa.

Dalam pelaksanaan upacara tersebut, Dr. Sila H. Pulungan bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya memiliki relevansi strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi juga mengandung nilai universal yang mampu menjadi fondasi terciptanya perdamaian dunia di tengah berbagai tantangan global.

Dalam amanat yang dibacakannya, Kajati Sulsel menyampaikan bahwa Pancasila merupakan bintang penuntun bangsa yang telah teruji oleh berbagai dinamika sejarah. Di tengah situasi dunia yang dipenuhi ketidakpastian, ancaman perpecahan, hingga berbagai tantangan global yang semakin kompleks, Indonesia tetap mampu berdiri kokoh sebagai bangsa yang majemuk namun bersatu.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Indonesia, mulai dari ribuan pulau, ratusan kelompok etnis, bahasa, budaya, hingga agama, dapat tetap terjaga dalam satu ikatan kebangsaan karena kuatnya nilai-nilai Pancasila yang hidup di tengah masyarakat.

“Pancasila menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai turbulensi dunia, mulai dari arus disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik internasional,” ujar Sila Pulungan saat membacakan amanat Kepala BPIP RI.

Space Available R5 Grafiti

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Hari Lahir Pancasila 2026, Kajati Sulsel Serukan Keadilan Sosial dalam Penegakan Hukum

Lebih lanjut disampaikan bahwa bangsa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Prinsip kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial menjadi landasan utama dalam pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Nilai-nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila juga dinilai menjadi instrumen diplomasi penting dalam menjembatani berbagai perbedaan serta meredam konflik antarbangsa di tengah situasi global yang semakin dinamis.

Pada kesempatan tersebut, Kajati Sulsel turut mengingatkan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideology, khususnya bagi generasi muda sebagai penerus bangsa. Menurutnya, nilai-nilai luhur Pancasila tidak boleh berhenti sebatas hafalan maupun teks dalam dokumen sejarah, tetapi harus diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran Kejaksaan harus memastikan setiap pelaksanaan tugas penegakan hukum maupun kebijakan publik selalu berpijak pada prinsip keadilan sosial, memberikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat kecil, serta menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan tindakan yang berpotensi mengancam persatuan nasional.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di lingkungan Kejati Sulsel menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh aparatur penegak hukum dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan, humanis, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

Melalui semangat Hari Lahir Pancasila, Kejati Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan serta mendukung terciptanya Indonesia yang damai, bersatu, dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
[PusakoNews.com/red]

Excellent Aromatica R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Malang R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews