Usai Podcast Soal Remiliterisasi, Aktivis KontraS Diserang Air Keras di Jakpus

Andrie Yunus Disiram Air Keras oleh OTK, KontraS Sebut Upaya Bungkam Kritik
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Salemba, Jakarta Pusat ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
43
666

PusakoNews.com, Jakarta - Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, diduga menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3) sekitar pukul 23.00 WIB.


Insiden terjadi setelah Andrie mengikuti kegiatan podcast bertema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Usai kejadian, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.


Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan Andrie mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuhnya.


KontraS menilai serangan tersebut sebagai bentuk intimidasi terhadap pembela hak asasi manusia dan upaya membungkam suara kritis masyarakat. Tindakan tersebut dinilai bertentangan dengan berbagai ketentuan perlindungan pembela HAM, termasuk dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.


KontraS mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna mengungkap pelaku serta motif di balik serangan tersebut.

[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait