Mayoritas Publik AS Apresiasi Pidato Kenegaraan Presiden Donald Trump, Sorotan Tertuju pada Isu Biaya Hidup

Pidato Kenegaraan Trump Banjir Pujian, Isu Ekonomi Dinilai Kurang Nendang
Pidato kenegaraan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di hadapan Kongres Amerika Serikat. ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
37
604
PusakoNews.com, Washington - Hasil survei yang dilakukan SSRS untuk CNN menunjukkan mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap pidato kenegaraan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di hadapan Kongres Amerika Serikat.

Sekitar dua pertiga responden menyatakan puas terhadap isi pidato tersebut, dengan 38 persen di antaranya menilai “sangat positif”. Sebanyak 64 persen responden meyakini kebijakan Presiden akan membawa negara ke arah yang benar, sementara 54 persen menilai prioritas yang disampaikan sudah tepat.

Meski demikian, survei juga mencatat keraguan publik terhadap kemampuan Presiden dalam menekan biaya hidup. Hampir separuh responden (45 persen) menilai isu ekonomi dan beban harga kebutuhan belum dibahas secara memadai, meskipun topik tersebut menjadi perhatian utama publik sebelum pidato berlangsung.

Pidato berdurasi 107 menit itu tercatat sebagai yang terpanjang dalam sejarah penyampaian pesan presiden kepada Kongres, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang mantan Presiden Bill Clinton.

Dalam pidatonya, Presiden Trump menegaskan klaim bahwa perekonomian Amerika Serikat tengah menguat, aparat keamanan berada dalam kondisi siap, serta posisi negara kembali dihormati di panggung global. Ia juga menyebut periode saat ini sebagai “era keemasan Amerika” menjelang peringatan 250 tahun kemerdekaan AS pada 4 Juli mendatang.

Rilis ini disampaikan sebagai rangkuman perkembangan terkini terkait respons publik atas agenda kenegaraan Presiden Amerika Serikat.
[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait