Trump Akan Tampil di Paspor AS Edisi Terbatas Untuk Memperingati Hari Kemerdekaan Amerika Serikat ke-250

Kontroversi Baru! Donald Trump Tampil di Paspor Peringatan 250 Tahun AS
Desain paspor AS terbaru yang menampilkan gambar dan tanda tangan Presiden AS Donald Trump [File: Departemen Luar Negeri AS
Desain paspor AS terbaru yang menampilkan gambar dan tanda tangan Presiden AS Donald Trump [File: Departemen Luar Negeri AS
Sesuaikan Ukuran Baca
644

PusakoNews.com, Washington - Pemerintah Amerika Serikat menyiapkan penerbitan paspor edisi terbatas sebagai bagian dari rangkaian peringatan 250 tahun Deklarasi Kemerdekaan yang akan diperingati pada Juli mendatang. Dalam desain khusus tersebut, Presiden AS Donald Trump ditampilkan sebagai salah satu elemen visual utama.


Paspor edisi peringatan ini dirancang dengan memadukan potret Trump, latar elemen Deklarasi Kemerdekaan, serta bendera Amerika Serikat. Desain tersebut juga mencantumkan tanda tangan presiden berwarna emas. Selain itu, halaman lainnya akan menampilkan ilustrasi para Bapak Pendiri yang terlibat dalam penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan.


Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Piggott, menyatakan bahwa penerbitan paspor ini merupakan bagian dari persiapan pemerintah dalam menyambut tonggak sejarah nasional tersebut. Paspor edisi khusus akan tersedia secara terbatas bagi warga negara AS yang mengajukan permohonan melalui Washington Passport Agency, dengan distribusi dimulai pada musim panas dan berlangsung selama persediaan masih tersedia.


Saat ini, paspor AS menampilkan berbagai elemen sejarah nasional, termasuk ilustrasi tokoh seperti Francis Scott Key pasca Pertempuran Fort McHenry yang menginspirasi lagu kebangsaan, serta momen penting seperti pendaratan Apollo 11 Moon Landing dan simbol nasional seperti Patung Liberty.

Resmi Diumumkan, Paspor AS Edisi Khusus Hadirkan Donald Trump
Resmi Diumumkan, Paspor AS Edisi Khusus Hadirkan Donald Trump

Inisiatif penempatan citra Trump dalam paspor ini juga sejalan dengan sejumlah langkah lain pemerintahannya dalam menampilkan identitas presiden pada berbagai institusi dan program nasional. Di antaranya, kartu tahunan taman nasional yang kini menampilkan Trump bersama George Washington, serta rancangan koin 1 dolar oleh United States Mint yang memuat profil Trump sebagai bagian dari peringatan 250 tahun.


Desain koin tersebut mencantumkan tulisan “Liberty” dan “In God We Trust”, sementara sisi belakangnya menampilkan Trump dengan gestur tangan mengepal di depan bendera AS disertai slogan “FIGHT FIGHT FIGHT”, yang merujuk pada seruan yang ia gunakan pasca insiden percobaan pembunuhan dalam kampanye 2024 di Butler, Pennsylvania.


Sejumlah inisiatif lain juga sempat diajukan, termasuk usulan kepada Senator Demokrat Chuck Schumer untuk mengganti nama Stasiun Penn di New York menggunakan nama Trump, meski tidak memperoleh dukungan. 


Selain itu, pemasangan spanduk bergambar Trump di gedung-gedung pemerintah di Washington, DC, turut dilakukan.


Perubahan juga menyentuh aspek arsitektur ibu kota. Pada Oktober lalu, Sayap Timur Gedung Putih dibongkar untuk pembangunan ruang dansa besar, sementara rencana pembangunan gapura kemenangan di Washington, DC—terinspirasi dari monumen di Paris—juga tengah disiapkan.


Pada Desember, nama Trump resmi ditambahkan ke Kennedy Center di Washington, DC, setelah dewan yang ditunjuk pemerintah memutuskan perubahan nama institusi tersebut menjadi “Pusat Seni Pertunjukan Peringatan Donald J Trump dan John F Kennedy”. Langkah ini menandai pertama kalinya sebuah lembaga nasional AS menggunakan nama presiden yang masih menjabat.


Penerbitan paspor edisi terbatas ini menjadi bagian dari rangkaian kebijakan dan simbolisasi yang menandai peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat, sekaligus memperlihatkan pendekatan pemerintahan Trump dalam mengaitkan identitas kepemimpinan dengan momentum bersejarah nasional.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait