Space Available Jayapura R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komisi V DPR RI Soroti Efisiensi Anggaran Basarnas, Roberth Rouw: Jangan Korbankan Operasi Penyelamatan Jiwa

Parlemen

"Roberth Rouw Alarmkan Efisiensi Anggaran Basarnas, Operasi Penyelamatan Terancam"

Dana Operasional Basarnas Tinggal 30 Persen, DPR Minta Pemerintah Segera Bertindak
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw saat pimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Kantor Basarnas Yogyakarta, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (17/7/2026)
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw saat pimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Kantor Basarnas Yogyakarta, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (17/7/2026)
Sesuaikan Ukuran Baca
693
HUT RI Ke-81 R1 PusakoNews.com R5a

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Kabupaten Bantul - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Roberth Rouw, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh mengurangi dukungan terhadap operasional Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) karena berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Roberth usai meninjau sekaligus menerima paparan mengenai kondisi operasional Basarnas Yogyakarta di Kantor Basarnas Yogyakarta, Jumat (17/7/2026). Dalam kunjungan tersebut terungkap bahwa Basarnas Yogyakarta menghadapi keterbatasan anggaran yang berpotensi memengaruhi pemeliharaan peralatan serta pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.

Menurut Roberth, efisiensi anggaran masih dapat diterapkan pada pos-pos tertentu, seperti belanja modal. Namun, anggaran yang menyangkut tugas pokok lembaga, khususnya operasi penyelamatan, tidak boleh dikurangi karena menyangkut keselamatan manusia.

KZB ArmyLook R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Ia mengungkapkan, dana operasional Basarnas Yogyakarta saat ini hanya tersisa sekitar 30 persen untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun. Kondisi tersebut dinilai memprihatinkan dan perlu menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Keuangan, agar alokasi anggaran operasional tetap terjaga.

Roberth menegaskan bahwa tiga komponen utama yang wajib diprioritaskan adalah belanja pegawai, dana operasional, serta pemeliharaan sarana dan prasarana. Ketiganya dinilai menjadi faktor penentu kesiapan personel dan keandalan peralatan dalam setiap operasi pencarian dan penyelamatan.

Ia juga mengingatkan bahwa peralatan SAR yang tidak dirawat secara berkala berisiko mengalami kerusakan dan dapat menghambat kecepatan respons saat terjadi bencana maupun kecelakaan. Padahal, keberhasilan operasi penyelamatan sangat bergantung pada kesiapan personel serta dukungan peralatan yang selalu dalam kondisi optimal.

Komisi V DPR RI berharap pemerintah memastikan kebutuhan anggaran Basarnas tetap menjadi prioritas sehingga pelayanan kemanusiaan dan operasi penyelamatan dapat berjalan maksimal demi melindungi keselamatan masyarakat di seluruh Indonesia.
[PusakoNews.com/red]

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

HUT RI Ke-81 R1 PusakoNews.com R6b

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews