PusakoNews.com, Makassar - Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H., melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan Kolonel Kum (W) Siti Mulyaningsih, S.H., M.H. sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi IV Balikpapan dalam prosesi yang berlangsung di Gedung Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (7/7).
Pelantikan tersebut menjadi momentum bersejarah karena Kolonel Kum (W) Siti Mulyaningsih merupakan perempuan pertama yang dipercaya memimpin Pengadilan Militer Tinggi IV Balikpapan.
Dalam sambutannya, Ketua Mahkamah Agung menegaskan bahwa jabatan yang diemban tidak hanya membawa kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk membangun fondasi kelembagaan, membentuk budaya kerja, serta menentukan arah pengembangan pengadilan pada masa awal operasionalnya.
Prof. Sunarto menekankan bahwa kepemimpinan sejati harus diwujudkan melalui keteladanan, integritas, dan sikap yang mampu menginspirasi seluruh aparatur peradilan. Menurutnya, seorang pemimpin tidak hadir untuk dilayani, melainkan untuk mendengar, memberikan solusi, dan memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun sinergi dan budaya kerja yang kuat di lingkungan peradilan. Namun, kerja sama tersebut harus tetap berlandaskan pada nilai-nilai kebenaran serta tidak dijadikan sarana untuk menutupi penyimpangan maupun pelanggaran yang dapat mencederai integritas lembaga.
Meski Pengadilan Militer Tinggi IV Balikpapan masih beroperasi di gedung sementara, Ketua Mahkamah Agung meyakini keterbatasan sarana dan prasarana tidak akan mengurangi komitmen dalam menghadirkan pelayanan peradilan yang profesional. Dengan pengalaman panjang yang dimiliki Kolonel Kum (W) Siti Mulyaningsih di lingkungan peradilan militer, ia optimistis berbagai tantangan awal dapat dihadapi dengan dedikasi dan profesionalisme tinggi.
Ketua MA Lantik Kepala Pengadilan Militer Tinggi IV Balikpapan, Tekankan Kepemimpinan Berintegritas
"Ketua MA Lantik Perempuan Pertama Pimpin Pengadilan Militer Tinggi IV Balikpapan"
Pada hari yang sama, Ketua Mahkamah Agung juga memberikan pembinaan kepada para pimpinan, hakim, panitera, dan sekretaris pengadilan tingkat banding maupun tingkat pertama se-Sulawesi Selatan di Gedung Pengadilan Tinggi Makassar.
Dalam arahannya, Prof. Sunarto kembali menekankan pentingnya menjaga independensi dan integritas dalam menjalankan tugas peradilan. Ia mengingatkan seluruh aparatur untuk menghindari segala bentuk perilaku menyimpang yang dapat merusak kepercayaan publik, citra, dan marwah lembaga peradilan.
Kegiatan pembinaan ditutup dengan sesi dialog interaktif antara jajaran Mahkamah Agung dan para peserta sebagai forum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta komitmen bersama dalam mewujudkan lembaga peradilan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
[PusakoNews.com/red]









Komentar