"Polri Sita Aset Rp476 Miliar, Brankas Rahasia Berisi 74 Kg Emas Terungkap di Sentul"
Terbongkar! Polisi Temukan Brankas Tersembunyi Berisi 74 Kg Emas dan Uang Ratusan Miliar
Penyidik Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri menggeledah sebuah rumah di Sentul, Bogor dengan temuan emas dan uang yang diduga berkaitan dengan kasus korupsi PLN-Asabri, Rabu (8/7/2026)
Sesuaikan Ukuran Baca
644
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia terus mengembangkan penyidikan terhadap tiga perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) melalui serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi di Jakarta, Tangerang Selatan, hingga Kabupaten Bogor. Dalam rangkaian penyidikan tersebut, aparat berhasil mengamankan uang tunai berbagai mata uang asing, puluhan kilogram emas batangan, serta berbagai aset lain dengan nilai mencapai ratusan miliar rupiah.
Polda Metro Jaya menggeledah kafe dan money changer bersebelahan di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026)
Penyidikan dilakukan melalui kerja sama antara Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sebagai bagian dari upaya memperkuat pembuktian terhadap perkara yang sedang ditangani.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Penggeledahan Kafe di Cipete Ungkap Barang Bukti Bernilai Fantastis
Polda Metro Jaya menemukan sebuah brankas berukuran besar yang tertanam di dinding saat menggeledah Kafe de'Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026)
Salah satu lokasi yang menjadi fokus penyidikan adalah Kafe de'Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari penyidikan bersama terhadap tiga perkara, yakni dugaan korupsi pengadaan batu bara PT PLN yang diduga berdampak pada terganggunya pasokan listrik, dugaan korupsi di PT Asabri periode 2020–2025, serta dugaan korupsi dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI yang merupakan anak perusahaan PT Krakatau Steel.
Untuk menjamin keamanan selama proses berlangsung, personel Brimob diterjunkan melakukan pengamanan sesuai prosedur operasional standar (SOP). Kehadiran aparat bersenjata merupakan bagian dari mekanisme pengamanan agar penyitaan barang bukti berjalan aman dan tertib.
Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita berbagai dokumen penting, perangkat elektronik, telepon genggam, satu brankas berukuran besar, mesin penghitung uang, serta sejumlah koper yang diduga berisi barang bukti terkait perkara.
Selain itu, penyidik menemukan uang tunai dalam berbagai mata uang, terdiri atas sekitar 3,13 juta Dolar Singapura, 889.965 Dolar Amerika Serikat, serta uang tunai dalam mata uang rupiah. Setelah dikonversi, nilai keseluruhan uang yang diamankan diperkirakan mendekati Rp60 miliar.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Money Changer Turut Digeledah, Penyidikan Menjangkau Belasan Lokasi
Polda Metro Jaya menggeledah sebuah money changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026)
Selain melakukan penggeledahan di area kafe, penyidik juga memeriksa sebuah money changer yang berada di lokasi berdekatan. Sebagian area bangunan telah dipasangi status quo guna menjaga kepentingan penyidikan, sementara area lain tetap diperbolehkan beroperasi sesuai arahan penyidik.
Pengembangan perkara tidak berhenti di Cipete. Kepolisian juga melakukan penggeledahan di sedikitnya 12 lokasi lain yang tersebar di wilayah Jakarta, Tangerang Selatan, hingga Kabupaten Bogor. Langkah tersebut dilakukan untuk melengkapi alat bukti sekaligus menelusuri dugaan aliran dana yang berkaitan dengan ketiga perkara korupsi dan TPPU yang sedang disidik.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Penggeledahan Rumah Mewah di Sentul Berlangsung hingga Lewat Tengah Malam
Penampakan rumah mewah yang digeledah dijaga ketat polisi di kawasan Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (8/7/2026) malam.
Pengembangan penyidikan kemudian mengarah ke sebuah rumah mewah di kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Proses penggeledahan berlangsung hingga melewati tengah malam dengan pengamanan ketat dari aparat bersenjata.
Selama kegiatan berlangsung, akses menuju lokasi dijaga secara ketat guna memastikan proses penyidikan, pendokumentasian, pencatatan, hingga pengangkutan barang bukti dapat berjalan tanpa hambatan.
Penyidik melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap bangunan untuk mengidentifikasi seluruh aset yang diduga berkaitan dengan tindak pidana yang sedang diusut.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Brankas Tersembunyi Berisi 74 Kilogram Emas dan Aset Bernilai Rp476 Miliar
Temuan brankas tersembunyi di sebuah rumah di Sentul, Bogor terkait kasus korupsi PLN-Asabri, Rabu (8/7/2026)
Dalam proses penggeledahan tersebut, penyidik menemukan sebuah brankas yang disembunyikan di dalam struktur dinding rumah di kawasan Parahyangan Golf II, Sentul City.
Setelah berhasil dibuka, brankas tersebut diketahui menyimpan sekitar 74 kilogram emas batangan. Selain emas, penyidik juga menemukan uang tunai dalam jumlah sangat besar yang terdiri atas jutaan Dolar Amerika Serikat, jutaan Dolar Singapura, serta uang rupiah.
Secara keseluruhan, estimasi nilai aset yang diamankan dari lokasi tersebut mencapai sekitar Rp476 miliar. Seluruh barang bukti telah disita untuk kepentingan penyidikan dan kini berada dalam penguasaan penyidik.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Asal Usul Aset dan Dugaan Aliran Dana Masih Didalami
Kepala Kortas Tipidkor Mabes Polri Irjen Pol Totok Suharyanto saat memberikan keterangan pers penggeledahan rumah mewah di kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor, Kamis (9/7/2026)
Kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap asal-usul emas batangan maupun uang tunai yang ditemukan. Penyidik juga menelusuri identitas pihak yang diduga menguasai aset tersebut serta kemungkinan keterkaitannya dengan jaringan maupun aktivitas tindak pidana pencucian uang dan korupsi yang sedang diselidiki.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara berbagai alat bukti yang berhasil diamankan akan dianalisis lebih lanjut untuk memperkuat konstruksi hukum dalam perkara tersebut.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Polri Pastikan Penyidikan Berjalan Profesional dan Transparan
Koper isi emas batangan hasil sitaan rumah di Sentul tiba di Polda Metro Jaya
Polri menegaskan seluruh rangkaian penggeledahan merupakan bagian dari proses penegakan hukum yang masih berlangsung. Penyidikan akan terus dikembangkan guna mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat sekaligus menelusuri aliran dana yang berkaitan dengan ketiga perkara tersebut.
Aparat memastikan seluruh proses hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh barang bukti yang telah diamankan akan menjadi bagian penting dalam pembuktian untuk mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang secara menyeluruh. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar