PusakoNews.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memfasilitasi rapat koordinasi pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bersama pemerintah, serikat pekerja, unsur kepolisian, dan penasihat khusus presiden sebagai langkah cepat menghadapi meningkatnya ancaman PHK di berbagai sektor industri.
Rapat yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dihadiri Menteri Sekretaris Negara selaku Ketua Satgas Mitigasi PHK, Menteri Ketenagakerjaan, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani, Desk Ketenagakerjaan Polri, serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Dasco menegaskan koordinasi lintas lembaga diperlukan agar pemerintah, DPR, dunia usaha, dan serikat pekerja memiliki langkah yang selaras dalam mengantisipasi potensi PHK yang terus meningkat. Saat ini, sekitar 55 ribu pekerja terancam kehilangan pekerjaan akibat lonjakan harga gas industri dari sekitar 6 dolar AS menjadi 23 dolar AS per MMBTU, yang diperkirakan berdampak pada industri keramik, tekstil, dan sektor padat karya lainnya.
Untuk memastikan upaya mitigasi berjalan efektif, DPR dan pemerintah sepakat melakukan koordinasi secara rutin. Dari pihak DPR, koordinasi akan dipimpin Wakil Ketua DPR RI Cucun Samsurijal.
Dalam rapat tersebut, pemerintah menjelaskan bahwa Satgas Mitigasi PHK akan memetakan perusahaan-perusahaan yang berpotensi melakukan PHK beserta faktor penyebabnya, mulai dari persoalan pasokan energi, penurunan permintaan pasar, hingga konflik internal perusahaan.
- Harga Gas Industri Melonjak, DPR Siapkan Langkah Cepat Cegah PHK Massal
- DPR Pastikan Satgas Mitigasi PHK Bergerak, Fokus Selamatkan Lapangan Kerja
- Dasco Pimpin Koordinasi Satgas PHK, DPR dan Pemerintah Perkuat Perlindungan Buruh









Komentar