"Presiden Prabowo Tegaskan Peran Strategis Himbara sebagai Penggerak Ekonomi Nasional dengan Kapitalisasi Pasar Capai Rp1.100 Triliun"
Himbara Kuasai 10 Persen Nilai Pasar Nasional, Prabowo Minta Manfaatnya Dirasakan Rakyat
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani menjelaskan bahwa kapitalisasi pasar gabungan seluruh bank Himbara dapat mencapai sekitar Rp1.100 triliun, cerminkan 10 persen nilai seluruh perusahaan nasional
Rangkuman Berita
Prabowo Soroti Kekuatan Himbara Rp1.100 Triliun, UMKM Jadi Prioritas Utama
Di Hadapan Bos Himbara, Prabowo Tekankan Perbankan Tak Hanya Kejar Laba
Kapitalisasi Himbara Capai Rp1.100 Triliun, Prabowo Dorong Ekonomi Berdikari
Sesuaikan Ukuran Baca
630
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran Himpunan Bank Negara (Himbara) sebagai salah satu pilar utama penggerak perekonomian nasional. Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin pertemuan bersama jajaran komisaris dan direksi Himbara di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6).
Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan bahwa keberadaan bank-bank yang tergabung dalam Himbara tidak hanya berfungsi sebagai institusi keuangan yang berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Usai pertemuan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa nilai kapitalisasi pasar gabungan bank-bank Himbara saat ini mencapai sekitar Rp1.100 triliun. Angka tersebut mencerminkan sekitar 10 persen dari total nilai kapitalisasi pasar seluruh perusahaan yang tercatat di Indonesia.
Menurut Rosan, besarnya nilai tersebut menunjukkan posisi strategis Himbara dalam ekosistem ekonomi nasional. Bank Mandiri, misalnya, memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp450 triliun. Sementara itu, BRI memiliki nilai yang berada sedikit di atas angka tersebut. Adapun BNI memiliki kapitalisasi pasar mendekati Rp200 triliun, ditambah kontribusi dari Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Tabungan Negara (BTN) yang turut memperkuat total nilai Himbara secara keseluruhan.
“Jika seluruh nilai kapitalisasi pasar bank-bank Himbara dijumlahkan, totalnya mencapai sekitar Rp1.100 triliun. Nilai ini setara dengan kurang lebih 10 persen dari total kapitalisasi pasar seluruh perusahaan di Indonesia,” ujar Rosan.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Himbara Harus Hadir dan Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa besarnya kekuatan dan kapasitas Himbara harus diiringi dengan kontribusi nyata bagi masyarakat. Bank-bank pelat merah diharapkan mampu membuka akses dan kesempatan yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat untuk memperoleh layanan keuangan yang inklusif dan berkeadilan.
Presiden menilai perbankan nasional, khususnya Himbara, memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan sektor usaha, mulai dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sektor komersial, hingga korporasi besar.
Rosan menjelaskan bahwa Presiden menginginkan agar orientasi bisnis perbankan tidak semata-mata berfokus pada pencapaian laba, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
“Perbankan tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi kehadirannya harus benar-benar dirasakan oleh rakyat melalui pemberian kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari UMKM hingga sektor korporasi,” kata Rosan.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Dukung Program Pemerintah dengan Tetap Menjaga Profesionalitas
Selain memperkuat fungsi intermediasi keuangan, Himbara juga diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi nasional.
Meski demikian, Presiden mengingatkan bahwa seluruh aktivitas bisnis dan penyaluran pembiayaan harus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta profesionalisme yang tinggi. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus memastikan keberlanjutan kinerja perbankan nasional.
Rosan menegaskan bahwa prinsip prudent banking harus menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan dan keputusan bisnis yang diambil oleh bank-bank Himbara.
“Yang terpenting, seluruh kegiatan harus dijalankan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Manfaat keberadaan Himbara harus benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia melalui akses dan kesempatan yang sama,” ujarnya.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Penurunan Harga Minyak Dunia Dinilai Berpotensi Dorong Ekonomi Nasional
Dalam kesempatan yang sama, Rosan juga menyampaikan bahwa pemerintah mencermati perkembangan harga minyak dunia yang saat ini mengalami penurunan hingga berada di bawah level 80 dolar Amerika Serikat per barel.
Menurutnya, tren tersebut berpotensi memberikan sentimen positif terhadap perekonomian Indonesia, terutama dalam menjaga stabilitas biaya energi dan mendukung iklim usaha yang lebih kondusif.
“Penurunan harga minyak dunia di bawah 80 dolar AS diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi perekonomian nasional,” kata Rosan.
Dorong Terwujudnya Ekonomi Berdikari
Lebih lanjut, Rosan menegaskan bahwa visi pembangunan ekonomi Indonesia ke depan adalah mewujudkan perekonomian yang mandiri dan berdaya saing tinggi. Untuk mencapai tujuan tersebut, dukungan sektor perbankan nasional, khususnya Himbara, menjadi faktor yang sangat penting.
Melalui penguatan fungsi pembiayaan, peningkatan inklusi keuangan, serta dukungan terhadap sektor produktif, Himbara diharapkan mampu menjadi motor penggerak yang mempercepat transformasi ekonomi nasional menuju kemandirian ekonomi.
“Perekonomian Indonesia ke depan harus menjadi ekonomi yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri. Dalam mewujudkan hal tersebut, dukungan sektor perbankan, terutama Himbara, memiliki peran yang sangat penting,” pungkas Rosan.
Dengan kekuatan aset dan kapitalisasi pasar yang signifikan, Himbara diharapkan terus menjadi instrumen strategis negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, serta memperkuat fondasi ekonomi nasional yang berkelanjutan dan mandiri. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar