FIFA World Cup 2026 R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Hotel Sultan Dikosongkan Paksa, Aparat Kawal Jalannya Eksekusi

Persengketaan (Dispute)

"Aparat dan Juru Sita Laksanakan Pengosongan Hotel Sultan, Eksekusi Aset Negara di Kawasan GBK Berlangsung Tegang"

Detik-Detik Hotel Sultan Dikosongkan, Aparat dan Juru Sita Masuk Laksanakan Eksekusi
Aparat TNI Polri bersama juru sita Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memasuki dan melakukan penyisiran di dalam Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026)
Aparat TNI Polri bersama juru sita Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memasuki dan melakukan penyisiran di dalam Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026)

Rangkuman Berita

  • Akhir Perjalanan Hotel Sultan, Eksekusi Pengadilan Berlangsung di Tengah Pengamanan Ketat
  • Eksekusi Hotel Sultan Dimulai, Begini Detik-Detik Aparat Masuk ke Lokasi
  • Setelah Sengketa Panjang, Hotel Sultan Akhirnya Dikosongkan
Sesuaikan Ukuran Baca
526
ExcellentAromatica R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta Pusat - Proses pengosongan kawasan Hotel Sultan di Blok 15 Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, resmi dilaksanakan pada Kamis (18/6/2026). Eksekusi yang dilakukan oleh aparat keamanan bersama juru sita pengadilan berlangsung di tengah pengamanan ketat dan mendapat perhatian luas dari masyarakat karena menandai berakhirnya sengketa panjang terkait penguasaan lahan negara di kawasan strategis ibu kota tersebut.


Hotel Sultan Dikosongkan Paksa, Aparat Kawal Jalannya EksekusiSituasi mencekam setelah juru sita membacakan surat perintah eksekusi


Sejak pagi hari, puluhan personel gabungan telah disiagakan di sekitar lokasi guna memastikan proses pengosongan berjalan sesuai ketentuan hukum. Aparat kemudian memasuki area Hotel Sultan bersama juru sita untuk menjalankan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Langkah tersebut dilakukan setelah tenggat waktu yang diberikan kepada pihak pengelola untuk mengosongkan kawasan berakhir pada hari pelaksanaan eksekusi.


Hotel Sultan Dikosongkan Paksa, Aparat Kawal Jalannya EksekusiAdanya perlawanan dari masa yang menolak eksekusi


Suasana di sekitar hotel sempat memanas ketika sejumlah pihak yang menolak eksekusi mencoba bertahan di lokasi. Ketegangan meningkat saat proses pengamanan berlangsung, memicu aksi saling dorong antara massa dan aparat. Meski demikian, petugas tetap melanjutkan tahapan eksekusi sesuai prosedur yang telah ditetapkan pengadilan.

Pengosongan Hotel Sultan merupakan tindak lanjut dari putusan pengadilan yang memerintahkan agar lahan eks Hak Guna Bangunan (HGB) di kawasan Blok 15 GBK beserta seluruh bangunan yang berdiri di atasnya diserahkan kembali kepada negara. Sebelumnya, Pengadilan telah menetapkan 18 Juni 2026 sebagai hari pelaksanaan eksekusi setelah proses hukum berlangsung dalam waktu yang panjang dan melalui berbagai tahapan peradilan.


Hotel Sultan Dikosongkan Paksa, Aparat Kawal Jalannya Eksekusi69 Orang ditangkap yang dianggap menghalang-halangi proses penyitaan yang sudah berkekuatan hukum tetap


Pihak kuasa hukum yang mewakili pemerintah dan pengelola kawasan GBK sebelumnya menegaskan bahwa pemberitahuan resmi mengenai pelaksanaan pengosongan telah disampaikan jauh hari kepada PT Indobuildco selaku pihak yang selama ini mengelola kawasan Hotel Sultan. Dengan adanya jeda waktu hampir satu bulan sejak pemberitahuan diterbitkan, pengelola dinilai memiliki kesempatan yang cukup untuk melakukan pengosongan secara sukarela.

Sebelum hari eksekusi tiba, aktivitas Hotel Sultan masih berjalan sebagaimana biasa. Hotel bahkan masih menerima tamu hingga menjelang batas akhir operasional. Sejumlah pengunjung diketahui tetap melakukan check-in dan beraktivitas di area hotel tanpa mengetahui secara rinci bahwa proses pengosongan akan segera dilaksanakan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa operasional hotel tetap berlangsung normal hingga hari-hari terakhir sebelum eksekusi dilakukan.

Hotel Sultan selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu ikon perhotelan di kawasan Senayan. Namun, berakhirnya masa penguasaan lahan dan putusan pengadilan yang memerintahkan pengembalian aset kepada negara membuat operasional hotel harus dihentikan. Sejumlah akses menuju kawasan hotel bahkan telah dibatasi sejak beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari upaya pengamanan aset negara di kawasan GBK.


Hotel Sultan Dikosongkan Paksa, Aparat Kawal Jalannya EksekusiMasa memblokade saat juru sita dan aparat akan melakukan eksekusi


Menjelang pelaksanaan eksekusi, berbagai kelompok masyarakat sempat menyampaikan penolakan terhadap pengosongan kawasan tersebut. Aksi demonstrasi digelar di sejumlah lokasi dengan tuntutan agar proses eksekusi ditunda atau dibatalkan. Namun, pihak pengelola kawasan GBK menegaskan bahwa seluruh proses hukum telah selesai dan tidak terdapat lagi dasar hukum untuk menunda pelaksanaan putusan pengadilan.

Space Available R5 Grafiti

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Hotel Sultan Dikosongkan Paksa, Aparat Kawal Jalannya Eksekusi

Pelaksanaan pengosongan pada akhirnya menjadi babak akhir dari sengketa berkepanjangan mengenai pengelolaan lahan Blok 15 GBK. Pemerintah menegaskan bahwa eksekusi dilakukan sebagai bagian dari upaya penyelamatan dan pengembalian aset negara, sekaligus menjalankan putusan hukum yang telah memiliki kekuatan mengikat.

Dengan dimulainya proses pengosongan tersebut, kawasan yang selama ini dikenal sebagai lokasi berdirinya Hotel Sultan resmi memasuki fase baru dalam pengelolaan aset negara. Pemerintah dan pihak terkait selanjutnya akan menentukan langkah lanjutan terhadap pemanfaatan kawasan strategis tersebut setelah seluruh tahapan eksekusi selesai dilaksanakan.
[PusakoNews.com/red]

Fifa World Cup 2026 R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Excellent Aromatica R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews