"Arisal Aziz Luncurkan Kampung Bebas Narkoba, Sumbar Perkuat Benteng Selamatkan Generasi Muda"
Dihadiri Kapolda dan Danrem, Arisal Aziz Resmikan Kampung Bebas Narkoba di Padang Pariaman
Anggota DPR RI dari Dapil Sumbar II, Arisal Aziz, saat peluncuran program Kampung Bebas Narkoba sekaligus penguatan LBH Josal Bantu Rakyat di Posko Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, Jumat (5/6/2026).
Rangkuman Berita
Perang Melawan Narkoba Dimulai dari Kampung, Arisal Aziz Hadirkan Solusi Nyata untuk Sumbar
Arisal Aziz Perkuat LBH Josal Bantu Rakyat, Warga Kini Lebih Mudah Akses Bantuan Hukum
Kapolda Sumbar Apresiasi Langkah Arisal Aziz: Kampung Bebas Narkoba Jadi Contoh Nasional
Sesuaikan Ukuran Baca
537
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Kabupaten Padang Pariaman - Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat II, Arisal Aziz, kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan sosial yang berorientasi pada penguatan masyarakat, perlindungan generasi muda, serta peningkatan akses keadilan bagi warga. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Kampung Bebas Narkoba sekaligus penguatan peran Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Josal Bantu Rakyat yang berlangsung di Posko Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (5/6).
Kegiatan ini mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, Danrem 032/Wirabraja Kolonel Inf. Adrian Adek Chandra, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat Fauzi Bahar, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat Alpius Sarumaha, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.
Peluncuran Kampung Bebas Narkoba menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan dari ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Program tersebut dirancang sebagai gerakan berbasis masyarakat yang mengedepankan edukasi, pembinaan, pengawasan sosial, serta pemberdayaan warga sebagai benteng utama dalam mencegah masuknya narkoba ke lingkungan masyarakat.
Dalam keterangannya, Arisal Aziz menegaskan bahwa upaya memerangi narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial maupun hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Menurutnya, diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat guna menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif bagi generasi muda.
“Anak-anak muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan diselamatkan. Melalui Kampung Bebas Narkoba ini, kami ingin membangun benteng sosial yang kuat agar generasi muda memiliki ruang untuk berkembang melalui berbagai aktivitas positif serta terhindar dari penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar Arisal Aziz.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Politisi Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menjelaskan bahwa program ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi gerakan sosial berkelanjutan yang melibatkan pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan warga.
Sebagai anggota Komisi XIII DPR RI, Arisal Aziz menilai bahwa pencegahan narkoba harus berjalan beriringan dengan upaya pemberdayaan masyarakat. Karena itu, selain menghadirkan Kampung Bebas Narkoba, dirinya juga terus memperkuat keberadaan Rumah Aspirasi dan LBH Josal Bantu Rakyat yang selama ini aktif memberikan pendampingan hukum, advokasi, edukasi hukum, serta menyalurkan berbagai aspirasi masyarakat.
Keberadaan LBH Josal Bantu Rakyat dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses keadilan bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan bantuan hukum namun memiliki keterbatasan dalam memperoleh pendampingan yang memadai. Melalui layanan tersebut, berbagai persoalan hukum masyarakat dapat ditangani secara lebih cepat, tepat, dan profesional.
Masyarakat Lubuk Alung menyambut positif berbagai program yang diinisiasi Arisal Aziz tersebut. Dengan dukungan berbagai pihak, mereka optimistis Kampung Bebas Narkoba dapat berkembang menjadi model pemberdayaan masyarakat yang efektif sekaligus menjadi benteng pertahanan sosial dalam menghadapi ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Sumatera Barat.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta menyampaikan apresiasi atas langkah nyata yang dilakukan Arisal Aziz dalam mendukung upaya penyelamatan generasi muda dari ancaman narkotika.
Menurutnya, peredaran narkoba saat ini merupakan salah satu ancaman terbesar yang dapat merusak kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa. Oleh karena itu, program yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat menjadi sangat penting dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.
“Kami memberikan apresiasi atas inisiatif Bapak Arisal Aziz yang menunjukkan kepedulian besar terhadap pembinaan masyarakat, khususnya generasi muda. Program Kampung Bebas Narkoba merupakan langkah konkret dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, produktif, serta memiliki ketahanan sosial yang kuat terhadap ancaman narkotika,” ujar Gatot Tri Suryanta.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi antara aparat penegak hukum dengan seluruh elemen masyarakat. Program seperti Kampung Bebas Narkoba dinilai layak untuk didukung dan berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Senada dengan hal tersebut, Danrem 032/Wirabraja Kolonel Inf. Adrian Adek Chandra mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga masa depan bangsa dengan menjauhi berbagai perilaku yang merusak, termasuk penyalahgunaan narkoba dan konsumsi minuman keras.
“Hindari narkoba dan minuman keras. Dua hal ini sangat berbahaya dan dapat menghancurkan masa depan generasi muda. Karena itu, kesadaran untuk menjauhinya harus ditanamkan sejak dini,” tegas Adrian.
Dukungan dan apresiasi juga disampaikan Ketua LKAAM Sumatera Barat, Fauzi Bahar. Menurutnya, gagasan Kampung Bebas Narkoba merupakan terobosan yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini yang tengah menghadapi berbagai tantangan sosial.
Fauzi Bahar mengakui bahwa konsep Kampung Bebas Narkoba merupakan ide yang sangat baik karena tidak hanya berfokus pada pencegahan penyalahgunaan narkotika, tetapi juga memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan mereka sendiri.
“Terus terang, program seperti ini belum pernah terpikirkan oleh saya sebelumnya. Kampung Bebas Narkoba merupakan gagasan yang luar biasa. Ditambah dengan keberadaan Rumah Aspirasi dan LBH Josal Bantu Rakyat yang selama ini telah banyak membantu masyarakat, program-program ini menjadi kontribusi nyata dalam membantu pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang ada di tengah masyarakat,” ungkap Fauzi Bahar.
Melalui peluncuran Kampung Bebas Narkoba dan penguatan LBH Josal Bantu Rakyat, Arisal Aziz berharap tercipta sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan warga dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, berkeadilan, serta bebas dari ancaman narkotika.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ketahanan sosial masyarakat, serta menghadirkan pelayanan dan pendampingan yang nyata bagi warga di Sumatera Barat. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar