Space Available Surabaya R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

DPR RI Dorong Penguatan Sinergi Fiskal dan Moneter untuk Menjaga Stabilitas serta Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Parlemen

"DPR RI dan BI Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter, Dasco Ungkap Kesepakatan Strategis"

Dasco Kumpulkan Menkeu, BI, dan Pemerintah Bahas Stabilitas Ekonomi Nasional
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) Sufmi Dasco Ahmad saat pertemuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026)
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) Sufmi Dasco Ahmad saat pertemuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026)

Rangkuman Berita

  • DPR RI Dorong Kolaborasi Fiskal dan Moneter demi Pertumbuhan Ekonomi Lebih Kuat
  • Ekonomi Nasional Jadi Sorotan, DPR RI dan BI Sepakati Langkah Strategis
  • Dasco: Sinergi Fiskal-Moneter Kunci Jaga Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Sesuaikan Ukuran Baca
631
KZB ArmyLook R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan fondasi perekonomian nasional melalui peningkatan koordinasi dan sinergi antarlembaga. Dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam), Sufmi Dasco Ahmad, memimpin pertemuan strategis bersama pemerintah serta otoritas fiskal dan moneter di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi forum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan ekonomi nasional terkini, sekaligus memperkuat koordinasi kebijakan antara pemerintah, otoritas fiskal, dan otoritas moneter dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang berkembang baik di tingkat global maupun domestik.

Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohammad Haekal, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Kehadiran para pemangku kepentingan utama di bidang ekonomi tersebut mencerminkan keseriusan seluruh pihak dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui pendekatan kebijakan yang terkoordinasi dan terintegrasi.

Dalam keterangannya, Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa DPR RI secara khusus menginisiasi pertemuan tersebut sebagai wadah untuk mempertemukan berbagai institusi yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan ekonomi nasional. Menurutnya, koordinasi yang erat antara lembaga fiskal, moneter, dan pemerintah menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam memastikan kebijakan ekonomi berjalan secara efektif dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Pada hari ini kami Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sengaja berkumpul dengan teman-teman dari lembaga pada otoritas moneter maupun kebijakan fiskal serta dari pihak pemerintah untuk mengadakan evaluasi mengenai perkembangan ekonomi sekaligus melakukan koordinasi bagaimana antara fiskal dan moneter bisa saling mendukung demi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pada saat ini,” ujar Dasco.

Ia menjelaskan bahwa forum koordinasi tersebut tidak hanya membahas kondisi ekonomi yang sedang berlangsung, tetapi juga menjadi sarana untuk menyelaraskan langkah-langkah kebijakan yang akan ditempuh ke depan. Dengan adanya kesamaan pandangan dan pemahaman mengenai tantangan ekonomi yang dihadapi, setiap institusi dapat menjalankan fungsi dan kewenangannya secara lebih optimal untuk mencapai tujuan bersama, yaitu menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Dasco mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut telah menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang akan ditindaklanjuti oleh masing-masing pihak sesuai dengan tugas dan kewenangan yang dimiliki. Hasil koordinasi tersebut diharapkan dapat memperkuat efektivitas kebijakan ekonomi nasional dan memberikan respons yang tepat terhadap berbagai dinamika yang berkembang.

“Alhamdulillah, hasil koordinasi pada hari ini telah menghasilkan beberapa kesepakatan yang tentunya akan disampaikan oleh masing-masing pihak, baik dari otoritas moneter, fiskal maupun dari pihak pemerintah,” lanjutnya.

Space Available Batak R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah pentingnya memperkuat sinergi antara kebijakan fiskal yang dijalankan pemerintah dengan kebijakan moneter yang menjadi tanggung jawab Bank Indonesia. Kedua instrumen kebijakan tersebut dinilai memiliki peran yang sangat strategis dan saling melengkapi dalam menjaga keseimbangan perekonomian nasional.

Kebijakan fiskal melalui pengelolaan anggaran negara, stimulus ekonomi, dan berbagai program pembangunan memiliki peran penting dalam mendorong aktivitas ekonomi. Sementara itu, kebijakan moneter berfungsi menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta memastikan stabilitas sistem keuangan dan nilai tukar. Oleh karena itu, harmonisasi antara kedua kebijakan tersebut menjadi faktor krusial dalam menciptakan iklim ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

Dasco menekankan bahwa koordinasi yang kuat antara pemerintah dan Bank Indonesia perlu terus dipertahankan serta ditingkatkan, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung. Berbagai tantangan seperti tekanan inflasi, dinamika nilai tukar, volatilitas pasar keuangan internasional, hingga perubahan kondisi geopolitik dunia memerlukan respons kebijakan yang terukur, cepat, dan terkoordinasi.

Menurutnya, sinergi yang baik antara sektor fiskal dan moneter tidak hanya berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi makro, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap daya beli masyarakat, meningkatkan kepercayaan dunia usaha, serta menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga berkualitas, inklusif, dan mampu memberikan manfaat yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui forum koordinasi tersebut, DPR RI berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus memperkuat kolaborasi dan komunikasi dalam merumuskan serta menjalankan kebijakan ekonomi nasional. Keselarasan antara kebijakan fiskal dan moneter diyakini akan menjadi salah satu faktor penentu dalam menjaga ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang terus berubah.

DPR RI juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung langkah-langkah strategis pemerintah dan otoritas moneter dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, memperkuat fundamental ekonomi, meningkatkan kepercayaan pelaku usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Dengan terbangunnya koordinasi yang semakin erat antara DPR RI, pemerintah, dan otoritas moneter, diharapkan berbagai kebijakan yang diambil dapat berjalan secara harmonis dan saling mendukung, sehingga mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mempercepat pencapaian target-target pembangunan ekonomi Indonesia di masa mendatang.
[PusakoNews.com/red]

Space Available Lampung R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Nusa Tenggara Barat R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews