Space Available Surabaya R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

DPR RI Fokus Awasi Layanan Raudah dan Ziarah Makam Nabi bagi Jemaah Haji Indonesia di Madinah

Parlemen

"DPR Soroti Akses Raudah dan Makam Nabi, Hampir 100 Ribu Jemaah Haji RI Bersiap ke Madinah"

Timwas DPR Pastikan Seluruh Jemaah Indonesia Bisa Masuk Raudah dan Ziarah Makam Nabi
Anggota Timwas Haji DPR RI sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa dalam rapat antara Timwas Haji DPR RI dan jajaran Daerah Kerja (Daker) Madinah yang berlangsung di Madinah, Arab Saudi, Senin (1/6/2026).
Anggota Timwas Haji DPR RI sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa dalam rapat antara Timwas Haji DPR RI dan jajaran Daerah Kerja (Daker) Madinah yang berlangsung di Madinah, Arab Saudi, Senin (1/6/2026).

Rangkuman Berita

  • Jelang Gelombang Besar Jemaah ke Madinah, DPR Fokus Kawal Layanan Raudah
  • DPR RI Minta Daker Madinah Jamin Semua Jemaah Haji Dapat Kesempatan ke Raudah
  • Hampir 100 Ribu Jemaah RI Bergerak ke Madinah, DPR Perketat Pengawasan Layanan Ibadah
Sesuaikan Ukuran Baca
568
ExcellentAromatica R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Madinah - Pergerakan puluhan ribu jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah dalam beberapa hari mendatang menjadi perhatian serius Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI. Di tengah meningkatnya arus kedatangan jemaah ke Kota Nabi, DPR menegaskan pentingnya optimalisasi pelayanan ibadah, khususnya terkait akses jemaah ke Raudah dan makam Nabi Muhammad SAW.

Isu tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam rapat koordinasi antara Timwas Haji DPR RI dengan jajaran Daerah Kerja (Daker) Madinah yang digelar di Madinah, Arab Saudi, Senin (1/6/2026). Pertemuan itu membahas kesiapan pelayanan menjelang kedatangan hampir 100 ribu jemaah Indonesia yang dijadwalkan memasuki fase ibadah di Madinah setelah menyelesaikan rangkaian puncak haji di Makkah.

Anggota Timwas Haji DPR RI yang juga Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, menegaskan bahwa kualitas pelayanan haji di Madinah tidak semata-mata diukur dari aspek teknis dan logistik, tetapi juga dari keberhasilan penyelenggara dalam memenuhi kebutuhan spiritual para jemaah.

Menurutnya, terdapat dua harapan utama yang paling diidamkan jemaah Indonesia saat berada di Madinah, yakni kesempatan melaksanakan salat di Raudah dan berziarah ke makam Rasulullah SAW.

“Bagi jemaah haji Indonesia, Madinah memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi. Salah satu yang paling mereka dambakan adalah dapat melaksanakan salat di Raudah dan berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW,” ujar Saan Mustopa.

Karena itu, DPR meminta jajaran Daker Madinah memastikan seluruh jemaah memperoleh kesempatan yang adil dan merata untuk mengakses dua lokasi ibadah tersebut. Menurut Saan, pengaturan pelayanan harus dilakukan secara maksimal agar tidak ada jemaah yang kehilangan kesempatan akibat kendala teknis maupun keterbatasan pengaturan jadwal.

Ia menekankan bahwa koordinasi antara petugas haji Indonesia dengan otoritas Arab Saudi menjadi faktor penting dalam memastikan kelancaran akses jemaah ke area Raudah maupun kawasan makam Nabi.

“Kami meminta agar seluruh jemaah Indonesia dapat difasilitasi dengan baik sehingga semuanya memiliki kesempatan untuk masuk ke Raudah dan melaksanakan ziarah ke makam Nabi,” katanya.

Space Available Palu R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Anggota Timwas Haji DPR RI sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa
Anggota Timwas Haji DPR RI sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa

Permintaan tersebut dinilai sangat relevan mengingat tingginya jumlah jemaah Indonesia yang akan bergerak menuju Madinah dalam waktu hampir bersamaan. Dengan jumlah mendekati 100 ribu orang, pengelolaan mobilitas jemaah memerlukan pengaturan yang matang, mulai dari penjadwalan keberangkatan, pendampingan petugas, hingga pengaturan kelompok ibadah.

Selain itu, DPR juga menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia di lapangan agar pelayanan kepada jemaah dapat berjalan efektif, tertib, dan humanis. Pendampingan intensif terhadap jemaah lanjut usia maupun jemaah dengan kebutuhan khusus turut menjadi perhatian dalam upaya menjaga kenyamanan selama menjalankan ibadah di Madinah.

Di sisi lain, Saan Mustopa menilai pengalaman Daker Madinah saat menangani fase awal kedatangan jemaah pada musim haji tahun ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada fase berikutnya. Berbagai evaluasi dan catatan lapangan yang telah dihimpun diharapkan mampu memperkuat kesiapan petugas menghadapi lonjakan kedatangan jemaah dari Makkah.

Menurutnya, evaluasi yang dilakukan sejak awal operasional haji harus dijadikan dasar untuk memperbaiki pola pelayanan, mempercepat koordinasi, dan mengantisipasi berbagai kendala yang berpotensi muncul selama masa puncak aktivitas jemaah di Madinah.

DPR RI optimistis, dengan berbagai langkah persiapan dan penguatan koordinasi yang telah dilakukan, pelayanan ibadah bagi jemaah haji Indonesia di Madinah dapat berlangsung lebih baik hingga akhir operasional haji 2026. Pemerintah dan seluruh petugas penyelenggara diharapkan terus menjaga kualitas pelayanan agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, serta memperoleh pengalaman spiritual yang maksimal selama berada di Tanah Suci.
[PusakoNews.com/red]

Space Available Kediri R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Nusa Tenggara Barat R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews