KZB ArmyLook R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Insiden Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, DPR Desak Investigasi Menyeluruh

Parlemen
Update Tabrakan Kereta Bekasi: 15 Meninggal, DPR Soroti Dugaan Human Error
Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati
Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati
Sesuaikan Ukuran Baca
671
Pizza Leleh Keju - R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan keprihatinan mendalam serta belasungkawa kepada seluruh korban dan pihak terdampak dalam insiden tabrakan kereta yang terjadi di Bekasi Timur, Senin malam.


Dalam keterangannya yang diterima Parlementaria, Selasa (28/4/2026), Sari menegaskan pentingnya langkah cepat untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut secara menyeluruh.


Ia mendesak agar investigasi dilakukan secara komprehensif guna memastikan faktor penyebab, baik yang berasal dari kesalahan manusia, gangguan sistem persinyalan, maupun aspek manajemen operasional.


Selain itu, Sari menekankan bahwa penanganan korban harus menjadi prioritas utama. Ia meminta pemerintah dan pihak terkait memastikan perlindungan serta pemulihan fisik dan mental para korban berjalan optimal, termasuk pemberian restitusi oleh operator sebagai bentuk tanggung jawab.


Lebih lanjut, Sari berharap insiden ini menjadi yang terakhir dan mendorong pemerintah bersama PT Kereta Api Indonesia untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta monitoring berkala terhadap sistem perkeretaapian guna menjamin keselamatan dan kelayakan operasional.


Berdasarkan data terbaru hingga Selasa (28/4/2026) pukul 15.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur mencapai 15 orang. Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.


Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, turut menyampaikan duka cita mendalam serta permohonan maaf kepada para korban dan keluarga.


Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh korban memperoleh penanganan terbaik, keluarga mendapatkan informasi yang diperlukan, serta seluruh proses penanganan berjalan dengan penuh kehati-hatian dan koordinasi yang kuat.

[PusakoNews.com/red]

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait