Barisan Oposisi Indonesia Dideklarasikan, Akademisi dan Aktivis Serukan Penyelamatan Demokrasi
Gelombang Kritik Menguat! BOI Siap Jadi Penyeimbang Kekuasaan
Tokoh yang hadir dalam deklarasi antara lain Guru Besar Universitas Indonesia, Sulistyowati Irianto; akademisi Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun; ekonom Anthony Budiawan; serta peneliti senior Ikrar Nusa Bhakti. Hadir pula sejumlah aktivis dan peneliti dari berbagai lembaga, baik secara langsung maupun daring.
Dalam keterangannya, Ubedilah Badrun menyampaikan bahwa kondisi Indonesia saat ini menunjukkan gejala kemunduran demokrasi, meningkatnya praktik korupsi, lemahnya penegakan hukum, pelanggaran HAM yang berulang, kerusakan lingkungan, hingga tekanan fiskal dan gelombang pemutusan hubungan kerja.
Menurutnya, situasi tersebut membutuhkan konsolidasi kekuatan kritis yang terorganisasi dan memiliki arah perjuangan yang jelas. BOI dibentuk sebagai ruang bersama bagi kalangan akademisi dan pegiat demokrasi untuk menyuarakan kritik secara konstruktif serta mendorong perbaikan tata kelola negara.
BOI menegaskan diri sebagai wadah terbuka bagi seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap masa depan republik dan berkomitmen pada nilai-nilai demokrasi, keadilan, serta supremasi hukum.
Terkait kepemimpinan organisasi, pihak inisiator menyampaikan bahwa sosok yang akan memimpin BOI akan diumumkan kepada publik pada waktu yang tepat.
[PusakoNews.com/red]
Berita Terkait
Parpol Koalisi bakal berebut Kursi Cawapres, Dua Periode hanya Gaung kosong?
08 Feb 2026 - 15:58
554