PusakoNews.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggelar Town Hall Meeting di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, sebagai langkah tindak lanjut atas temuan dugaan manipulasi kinerja oleh oknum petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran lengkap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mulai dari Sekretaris Daerah, para wali kota, bupati, hingga camat dan lurah.
Pramono menegaskan bahwa forum ini difokuskan untuk memperbaiki sekaligus mengevaluasi kinerja PPSU di lapangan, agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal.
“Acara ini diadakan semata-mata memang untuk memperbaiki kinerja PPSU yang ada di Jakarta,” ujar Pramono.
Ia menyoroti kasus manipulasi tindak lanjut pengaduan masyarakat yang terjadi di wilayah Kalisari, Jakarta Timur, yang dinilai telah mencoreng citra pemerintah daerah serta menurunkan kepercayaan publik.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata dia, telah memberikan tindakan tegas kepada pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam kasus tersebut.
Lebih lanjut, Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI untuk memperbaiki sistem pengelolaan dan tindak lanjut pengaduan masyarakat agar lebih transparan, akuntabel, dan berbasis kinerja nyata di lapangan.
“Sehingga dengan demikian, saya minta tidak boleh lagi hanya sekadar memberikan atau menyenangkan pimpinan, tetapi kerja rill di lapangan,” tegasnya.
Meski demikian, Gubernur mengapresiasi capaian kinerja Pemprov DKI dalam satu tahun terakhir yang dinilai menunjukkan tren positif di berbagai indikator, termasuk status kota global, tingkat keamanan, serta pembangunan infrastruktur transportasi.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah agar seluruh program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Melalui forum Town Hall Meeting ini, ia berharap semangat kerja jajaran PPSU dan aparatur Pemprov DKI semakin meningkat, profesional, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan publik.
[PusakoNews.com/red]








Komentar