PusakoNews.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mencanangkan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta bersamaan dengan Deklarasi Gerakan Pilah Sampah yang digelar di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (10/5). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya upaya transformasi Jakarta menuju kota global yang lebih bersih, modern, dan berkelanjutan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, pemilihan kawasan HR Rasuna Said sebagai lokasi pencanangan dilakukan karena area tersebut tengah dibenahi untuk menjadi ikon baru ibu kota. Kawasan itu juga mulai difungsikan sebagai lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day baru di Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Pemprov DKI Jakarta juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengelolaan sampah dari hulu melalui gerakan memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah tangga. Kebijakan tersebut mulai diterapkan secara serentak di lima wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.
Pramono menargetkan, apabila sistem pemilahan sampah berjalan optimal, maka mulai Agustus 2026 Jakarta hanya akan membuang residu akhir ke TPST Bantargebang. Pemprov DKI juga akan mengoptimalkan fasilitas pengolahan sampah seperti RDF Rorotan dan TPST 3R, serta memberikan kewenangan kepada sejumlah pasar untuk mengelola sampah secara mandiri.
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan turut mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta dalam menggerakkan budaya pilah sampah. Menurutnya, pemilahan sampah rumah tangga menjadi langkah penting untuk mendukung pengolahan sampah menjadi energi listrik sekaligus mendukung target nasional pengelolaan sampah berkelanjutan.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Jumhur Hidayat menilai Jakarta dapat menjadi contoh nasional dalam penerapan sistem pengelolaan sampah yang modern dan terintegrasi. Ia menegaskan, gerakan pilah sampah harus menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat, bukan hanya program pemerintah semata.
[PusakoNews.com/red]
Komentar