KZB ArmyLook R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Presiden Prabowo Tegaskan Kesiapan Indonesia Hadapi Krisis Energi Global

Nasional
Tengah Gejolak Dunia, Prabowo Pastikan Energi RI Tetap Stabil
Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Kerja Pemerintah bersama anggota Kabinet Merah Putih, seluruh pejabat Eselon I kementerian/lembaga, serta Direktur Utama BUMN di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 8 April 2026.
©PusakoNews.com/BPMI
Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Kerja Pemerintah bersama anggota Kabinet Merah Putih, seluruh pejabat Eselon I kementerian/lembaga, serta Direktur Utama BUMN di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 8 April 2026. ©PusakoNews.com/BPMI
Sesuaikan Ukuran Baca
643
Pizza Leleh Keju - R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kesiapan pemerintah dalam menghadapi potensi krisis energi global di tengah ketidakpastian dunia. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Pemerintah bersama Kabinet Merah Putih, pejabat eselon I kementerian/lembaga, serta Direktur Utama BUMN di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4).


Dalam arahannya, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah tetap optimistis mampu menjaga stabilitas nasional, meskipun dunia tengah dihadapkan pada dinamika global yang kompleks. Ia menilai, dalam satu setengah tahun terakhir, pemerintah telah menunjukkan kinerja yang efektif dan mampu mengendalikan arah pembangunan nasional.


Presiden juga mengingatkan bahwa ancaman krisis global, khususnya di sektor pangan, energi, dan air, telah lama diproyeksikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui agenda Sustainable Development Goals. Tiga sektor tersebut dinilai menjadi tantangan utama yang harus diantisipasi oleh setiap negara.


Menanggapi situasi global terkini, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga energi dunia, Presiden memastikan bahwa kondisi Indonesia masih relatif aman. Berdasarkan data dan laporan dari jajaran menteri, pemerintah menilai tantangan yang ada masih dapat diatasi secara terkendali.


Untuk jangka pendek, pemerintah telah menyiapkan langkah strategis guna menjaga stabilitas energi nasional, terutama dalam periode krusial 12 bulan ke depan. Kebijakan pengendalian konsumsi bahan bakar menjadi salah satu fokus utama dalam menghadapi masa tersebut. Presiden menyatakan, setelah melewati periode ini, ketahanan energi Indonesia diproyeksikan akan semakin kuat.


Di sisi lain, pemerintah menegaskan komitmennya untuk melindungi masyarakat melalui kebijakan subsidi energi yang tepat sasaran. Subsidi bahan bakar akan tetap diberikan kepada mayoritas masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah, sementara kelompok mampu akan diarahkan untuk membayar sesuai harga pasar.


Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya percepatan transformasi menuju kemandirian energi nasional berbasis sumber daya domestik dan energi terbarukan. Ia menilai krisis global harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperbaiki efisiensi, menutup potensi kebocoran, serta memperkuat tata kelola yang bersih dari praktik korupsi.


Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh kebijakan berjalan cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional di tengah tantangan global yang terus berkembang.

[PusakoNews.com/red]

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait