Presiden Prabowo Tegaskan Kekayaan Negara Harus Dikembalikan untuk Kesejahteraan Rakyat

Prabowo Pastikan Aset Negara Diselamatkan Demi Kesejahteraan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan denda administratif sebesar Rp10.270.051.886.464 dan lahan kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare dalam acara yang digelar di kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Rabu, 13
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan denda administratif sebesar Rp10.270.051.886.464 dan lahan kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare dalam acara yang digelar di kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Rabu, 13
Sesuaikan Ukuran Baca
783

PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menyelamatkan kekayaan negara agar dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri acara penyerahan hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5).


Dalam kesempatan itu, pemerintah menerima penyerahan denda administratif senilai Rp10,27 triliun serta pengembalian lahan kawasan hutan seluas 2,37 juta hektare. Presiden menyebut capaian tersebut merupakan langkah nyata negara dalam mengembalikan aset dan sumber daya nasional yang selama ini dikuasai secara tidak sah.


Presiden Prabowo menegaskan bahwa pengelolaan kekayaan alam Indonesia harus berpihak kepada rakyat sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945. Menurutnya, negara tidak boleh membiarkan kekayaan bangsa terus mengalir keluar sementara masyarakat masih menghadapi berbagai kesulitan ekonomi.


Kepala Negara juga menyampaikan bahwa hasil penyelamatan aset yang telah dicapai saat ini baru sebagian kecil dari potensi kekayaan negara yang masih harus diamankan. Pemerintah, kata Presiden, akan terus memperkuat langkah penegakan hukum dan pengawasan terhadap pengelolaan sumber daya alam nasional.


Selain itu, Presiden menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan lembaga terkait dalam menjaga aset negara. Ia menilai upaya penyelamatan keuangan negara menjadi fondasi penting untuk mempercepat pembangunan nasional, termasuk peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.


Presiden Prabowo juga mengapresiasi kerja Satgas PKH dan seluruh pihak yang terlibat dalam penertiban kawasan hutan serta penyelamatan aset negara. Pemerintah memastikan langkah serupa akan terus dilanjutkan guna memperkuat kedaulatan negara atas sumber daya strategis nasional.


“Seluruh kekayaan negara harus kembali kepada rakyat Indonesia dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” tegas Presiden Prabowo.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait