PusakoNews.com, Jakarta Timur -
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung proses serah terima jet tempur Rafale untuk kebutuhan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI. Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga sempat menanyakan perkembangan nilai tukar rupiah kepada Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa.
Momen itu terjadi di sela agenda strategis pemerintah terkait penguatan pertahanan nasional dan stabilitas ekonomi nasional. Presiden menegaskan bahwa penguatan sektor pertahanan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga ketahanan ekonomi, termasuk kestabilan mata uang nasional di tengah dinamika global.
Jet tempur Rafale yang diterima Indonesia merupakan bagian dari program modernisasi pertahanan udara TNI AU guna meningkatkan kesiapan operasional dan kemampuan menjaga kedaulatan wilayah udara nasional. Pemerintah menilai pengadaan alutsista modern menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan geopolitik dan keamanan kawasan yang semakin dinamis.
Di sisi lain, perhatian Presiden terhadap perkembangan rupiah menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi makro di tengah fluktuasi pasar global. Pemerintah terus memantau kondisi ekonomi dan nilai tukar guna memastikan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan terjaga.
Agenda tersebut mencerminkan fokus pemerintah dalam memperkuat pertahanan negara sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional secara berimbang.
[PusakoNews.com/red]








Komentar