PusakoNews.com, Kabupaten Sumbawa - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mempercepat penataan kawasan terdampak kebakaran di Desa Kalimango, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, sebagai bagian dari upaya pemulihan sekaligus peningkatan kualitas hunian masyarakat secara menyeluruh.
Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut berdampak pada 30 rumah warga, dengan 21 unit di antaranya mengalami kerusakan total. Pemerintah menilai kondisi ini memerlukan penanganan cepat dan terintegrasi.
Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah, menegaskan bahwa langkah penataan tidak hanya difokuskan pada pemulihan pascabencana, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan kawasan permukiman yang lebih tertata, aman, dan berkelanjutan.
Ia menekankan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin penyediaan hunian yang layak dan sesuai standar, sekaligus menjadikan peristiwa ini sebagai momentum pembenahan sistem perumahan agar risiko serupa dapat diminimalkan di masa depan.
Penataan kawasan dilakukan secara menyeluruh, meliputi pembenahan sistem kelistrikan, penyediaan akses air bersih, serta pengaturan tata ruang kawasan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.