SBY Buka-Bukaan Soal RI Gabung Board of Peace: “Didalami Dulu, Bisa Jadi Bumerang”

SBY Ingatkan Risiko RI Gabung Board of Peace: Ada Ancaman Tarif dan Kepentingan Tersembunyi
Catatan SBY untuk RI Gabung Dewan Perdamaian Buatan Trump: Menurut Saya Didalami Dulu ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
41
521
PusakoNews.com, Jakarta - Jakarta, 12 Februari 2026 — Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta pemerintah mencermati secara mendalam keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace, sebuah inisiatif internasional yang diklaim bertujuan mendorong perdamaian Palestina.

SBY menekankan pentingnya memahami mekanisme kerja, kepemimpinan, serta kepentingan yang bermain di dalam forum tersebut, terlebih Indonesia disebut perlu menyiapkan kontribusi hingga US$1 miliar.

“Menurut saya didalami dulu. Kita perlu tahu rules of the game-nya, siapa yang dominan, dan apakah kepentingan Indonesia benar-benar terakomodasi,” ujar SBY, dikutip dari kanal YouTube Gita Wirjawan, Kamis (12/2).

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu menegaskan dirinya tidak dalam posisi menyetujui maupun menolak kebijakan pemerintah. Namun, ia mengingatkan potensi konsekuensi bagi negara yang tidak sejalan, termasuk risiko tekanan ekonomi seperti kenaikan tarif.

SBY juga menggarisbawahi bahwa setiap kebijakan luar negeri pada akhirnya akan berdampak langsung terhadap kondisi dalam negeri, sehingga perlu dihitung secara matang.
[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait