Didorong Insentif Pajak, Properti 2026 Diprediksi Melonjak Tajam

Properti Mulai Bangkit! Okupansi Mal Tembus 86%, 2026 Jadi Tahun Emas Sektor Komersial?
Sinyal Hijau Properti 2026: Kantor & Mal Penuh, Pengembang Bidik Triliunan Rupiah! ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
74
540
PusakoNews.com, Jakarta - Pasar properti komersial di Jakarta diproyeksikan mencatat pertumbuhan solid sepanjang tahun 2026. Optimisme ini ditopang oleh ekspansi korporasi yang semakin agresif serta peningkatan aktivitas bisnis di berbagai sektor strategis.

Data terbaru menunjukkan tingkat okupansi ruang komersial terus membaik. Okupansi pusat perbelanjaan di Jakarta telah mencapai 86 persen, sementara pasar perkantoran di kawasan CBD mulai menunjukkan tren pemulihan yang signifikan. Gudang dan fasilitas logistik juga mencatat tingkat keterisian yang semakin tinggi seiring meningkatnya kebutuhan distribusi dan rantai pasok.

Di sektor pengembang, Panahome Deltamas menargetkan penjualan ambisius sebesar Rp1,9 triliun pada 2026. Target tersebut didorong oleh meningkatnya permintaan hunian serta optimisme terhadap pertumbuhan kawasan terpadu dan industri.

Pertumbuhan pesat kawasan industri di Jabodetabek turut memperkuat fondasi pasar properti nasional. Selain itu, perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPNDTP) hingga 2027 menjadi katalis tambahan yang menjaga daya beli dan mendorong transaksi properti.

Dengan kombinasi ekspansi bisnis, tingkat okupansi yang kuat, serta dukungan kebijakan fiskal, tahun 2026 diproyeksikan menjadi momentum strategis bagi sektor properti komersial Indonesia.
[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait