Rano Karno Buka Suara soal Glodok: Bukan Digusur, Tapi Diatur!
Rano Tegas: Jangan Salah, Ini Bukan Pelarangan
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan bahwa aktivitas perdagangan yang memanfaatkan pedestrian tetap diperbolehkan, namun akan ditata agar tidak mengganggu pejalan kaki maupun memicu kemacetan di sekitar kawasan.
Menurutnya, Glodok memiliki karakter dan nilai budaya yang khas sehingga membutuhkan pendekatan khusus dalam proses penataan. Pola aktivitas yang telah berlangsung lama tetap dihormati, namun perlu disesuaikan agar kawasan lebih rapi dan nyaman.
Pemprov DKI optimistis masyarakat dan komunitas setempat akan mendukung upaya ini. Penataan diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kawasan sebagai destinasi wisata, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap perekonomian para pedagang.
“Prinsipnya kita atur agar lebih tertib dan menarik, bukan melarang. Jika kawasan tertata baik, nilai jual dan aktivitas perdagangan juga akan meningkat,” tegas Rano
[PusakoNews.com/red]
Berita Terkait
Fantastis! Jakarta Festive Wonders 2026 Catat Transaksi Rp67,5 Triliun
31 Mar 2026 - 14:48
651
Rano Karno Soroti Tantangan Ekonomi Global di Hadapan Ulama Tebuireng
29 Mar 2026 - 15:10
653
Pramono Buka Suara! Nasib PPPK di Tengah Efisiensi Anggaran Akhirnya Terjawab
29 Mar 2026 - 15:03
679
12 Tahun Transjakarta, Pemprov DKI Dorong Peningkatan Layanan dan Konektivitas
28 Mar 2026 - 14:42
674
Pemprov DKI Jakarta Larang TPS di Badan Sungai, Sistem Pengelolaan Sampah Ditata Ulang
28 Mar 2026 - 02:40
691