Pramono Resmikan Taman Bendera Pusaka, Megawati Hadir! Simbol Sejarah Baru di Jakarta

Pramono Resmikan Taman Bendera Pusaka, Perkuat Komitmen Penambahan RTH di Jakarta
Megawati Hadir Saat Pramono Resmikan Taman Bendera Pusaka di Kebayoran Baru ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
41
693

PusakoNews.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Taman Bendera Pusaka sekaligus patung Fatmawati Soekarno di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (14/3). Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperluas ruang terbuka hijau (RTH) yang inklusif, modern, dan ramah bagi masyarakat.


Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno serta Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan taman tersebut.

Megawati Datang Langsung! Peresmian Taman Bendera Pusaka Jadi Momen Spesial

Taman Bendera Pusaka memiliki luas sekitar 5,6 hektare dan merupakan hasil integrasi dari tiga taman di sekitarnya, yakni Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat. Beragam fasilitas disediakan bagi masyarakat, mulai dari jogging track sepanjang 1,2 kilometer, amfiteater, lapangan olahraga multifungsi, hingga lapangan padel yang dapat digunakan secara gratis melalui sistem pendaftaran.

Ada Patung Fatmawati Menjahit Bendera! Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka

Di kawasan taman juga terdapat enam titik khusus bagi pelaku UMKM serta patung Fatmawati yang menggambarkan momen bersejarah saat menjahit Sang Saka Merah Putih. Kehadiran patung tersebut menjadi simbol penghormatan atas jasa Fatmawati dalam sejarah bangsa.

Tanpa APBD! Pramono Bangun Taman Bendera Pusaka

Pramono menjelaskan, desain taman terinspirasi dari filosofi bendera Merah Putih dengan pembagian dua zona, yakni zona merah yang aktif dan dinamis serta zona putih yang tenang dan reflektif, yang dihubungkan oleh jalur pedestrian dan jembatan penghubung.


Pembangunan taman ini dilakukan tanpa menggunakan anggaran APBD, melainkan melalui kerja sama dengan pihak swasta melalui dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan SP3L.


Taman Bendera Pusaka akan dibuka selama 24 jam dan dilengkapi sistem pengawasan CCTV untuk menjaga keamanan pengunjung. Selain itu, area ini juga ditanami berbagai jenis tanaman dengan ratusan pohon, termasuk sejumlah pohon langka, guna mendukung upaya penghijauan kota Jakarta.

[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait