PusakoNews.com, Jakarta - PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama Visa resmi meluncurkan hak penamaan Stasiun Blok A Visa sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dalam pengembangan transportasi publik di Jakarta. Kerja sama tersebut melengkapi kolaborasi sebelumnya berupa layanan pembayaran tiket perjalanan MRT Jakarta menggunakan kartu kredit nirsentuh Visa.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ujang Harmawan, mengapresiasi kemitraan antara MRT Jakarta dan Visa. Menurutnya, kolaborasi sektor transportasi publik dengan dunia usaha dapat memberikan nilai tambah terhadap kualitas layanan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan transportasi umum.
“Kerja sama ini juga dapat menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan andal bagi masyarakat Jakarta,” ujar Ujang, Rabu (12/8/2026).
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, mengatakan kerja sama dengan Visa menambah daftar stasiun pada Fase 1 Lin Utara-Selatan yang telah menerapkan program hak penamaan menjadi 11 stasiun.
MRT Jakarta dan Visa Resmikan Hak Penamaan Stasiun Blok A Visa
"Kolaborasi Strategis untuk Peningkatan Layanan Transportasi Publik di Jakarta"
Tuhiyat menjelaskan, MRT Jakarta merupakan pionir dalam penerapan hak penamaan stasiun sebagai salah satu bentuk inovasi kemitraan antara sektor publik dan swasta. Skema tersebut juga menjadikan MRT Jakarta sebagai transportasi publik pertama di Jakarta, bahkan di Indonesia, yang menerapkan pendekatan bisnis tersebut.
Bagi MRT Jakarta, kata Tuhiyat, penerapan hak penamaan membuktikan bahwa ruang publik dapat menjadi ruang kolaborasi dengan dunia usaha tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai fasilitas yang diperuntukkan bagi masyarakat.
“Kami berharap agar kolaborasi kali ini menjadi awal dari berbagai inovasi lainnya yang akan memperkuat ekosistem transportasi publik di Jakarta menjadi lebih modern, inklusif, dan berorientasi kepada pelanggan,” ujarnya.
Sementara itu, Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari, menilai kemitraan dengan MRT Jakarta memperlihatkan bahwa Jakarta memiliki kapasitas untuk terus berkembang sebagai kota metropolitan yang sejajar dengan kota-kota besar dunia, khususnya dalam menghadirkan sistem pembayaran digital dan mobilitas perkotaan yang modern.
Menurut Vira, kolaborasi tersebut juga dapat mendukung upaya Jakarta mencapai target masuk dalam jajaran 50 besar Indeks Kota Global pada 2030.
Ia menambahkan, penerapan sistem pembayaran open-loop, yakni pembayaran transportasi secara langsung menggunakan kartu dengan standar global tanpa memerlukan tiket atau kartu khusus, menjadi salah satu komponen penting dalam membangun mobilitas perkotaan modern.
Sistem tersebut memungkinkan masyarakat mengakses transportasi publik dengan lebih praktis sekaligus memberikan kemudahan bagi warga Jakarta, para komuter, maupun wisatawan mancanegara yang menggunakan layanan MRT.
“Melalui peluncuran Stasiun MRT Blok A Visa, kami ingin menegaskan komitmen Visa untuk mendukung mobilitas harian masyarakat Jakarta melalui akses pembayaran nirsentuh berstandar global yang lebih praktis bagi warga, komuter, dan wisatawan mancanegara,” kata Vira.
Dengan diresmikannya Stasiun Blok A Visa, sebanyak 11 stasiun pada Fase 1 Lin Utara-Selatan MRT Jakarta kini telah memiliki program hak penamaan. Kesebelas stasiun tersebut adalah Stasiun Lebak Bulus BSI, Fatmawati Indomaret, Cipete Raya Tuku, Blok M BCA, Senayan Mastercard, ASEAN Headquarters untuk hak penamaan nonkomersial, Istora Mandiri, Setiabudi Astra, Dukuh Atas BNI, Bundaran HI Bank Jakarta, serta Blok A Visa.
Adapun Stasiun Haji Nawi dan Stasiun Bendungan Hilir hingga kini masih terbuka untuk kerja sama program hak penamaan.
Kerja sama antara MRT Jakarta dan Visa tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas inovasi dalam ekosistem transportasi publik sekaligus mendorong hadirnya layanan mobilitas perkotaan yang semakin mudah diakses, modern, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.
[PusakoNews.com/red]
PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama Visa secara resmi meluncurkan hak penamaan untuk Stasiun Blok A yang kini menjadi Stasiun Blok A Visa. Peresmian ini menandai penguatan kolaborasi antara kedua belah pihak dalam upaya mengembangkan transportasi publik modern di ibu kota. Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari inovasi sebelumnya, yaitu implementasi layanan pembayaran tiket MRT Jakarta menggunakan kartu kredit nirsentuh Visa, sebuah langkah maju dalam efisiensi transaksi.
Sebagai portal berita yang menyajikan berita terkini, kami melaporkan bahwa inisiatif ini mendapat apresiasi positif. Menurut Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ujang Harmawan, kemitraan strategis antara sektor transportasi publik seperti MRT Jakarta dengan dunia usaha internasional sekelas Visa dapat memberikan nilai tambah yang signifikan terhadap kualitas layanan. Hal ini sejalan dengan tujuan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam memanfaatkan moda transportasi umum. "Kerja sama ini juga dapat menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan andal bagi masyarakat Jakarta,” ujar Ujang.
Inovasi Hak Penamaan Stasiun dan Dampaknya
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, menyatakan bahwa kolaborasi dengan Visa ini menambah daftar stasiun pada Fase 1 Lin Utara-Selatan yang telah menerapkan program hak penamaan menjadi total 11 stasiun. Menurutnya, MRT Jakarta telah menjadi pionir dalam penerapan skema hak penamaan stasiun di Indonesia.
Konsep ini adalah bentuk inovasi kemitraan antara sektor publik dan swasta yang terbukti efektif. Dengan adanya pendekatan bisnis ini, MRT Jakarta berhasil membuktikan bahwa ruang publik dapat menjadi arena kolaborasi produktif dengan dunia usaha tanpa mengorbankan fungsi utamanya sebagai fasilitas bagi masyarakat luas.
Berita Nasional Terkini: Implikasi Ekonomi dan Publik
Langkah ini menjadi bagian dari berita nasional yang penting, khususnya dalam sektor berita ekonomi dan transportasi. Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan citra modern MRT Jakarta tetapi juga membuka peluang pendapatan non-tiket yang dapat digunakan untuk pengembangan layanan. Bagi pengguna, kehadiran nama besar seperti Visa memberikan jaminan kemudahan dan keamanan dalam bertransaksi. Sebagai sumber info terkini dan berita terpercaya, kami melihat ini sebagai tren positif dalam pengelolaan aset publik.
Berita Terbaru Hari Ini: Peresmian Stasiun Blok A Visa menjadi sorotan utama.
Berita Politik: Kebijakan transportasi publik yang inovatif mendapat dukungan dari pemerintah daerah.
Berita Olahraga: Meskipun tidak berhubungan langsung, efisiensi transportasi publik mendukung mobilitas warga untuk menghadiri berbagai acara, termasuk acara olahraga.
PusakoNews.com, sebagai berita online terdepan, akan terus memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan transportasi dan infrastruktur di Indonesia.











Komentar