Space Available Bangka Belitung R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Sultan Hassanal Bolkiah Cabut Gelar Menantunya, Ada Apa dengan Istri Pangeran Abdul Malik?

Asia-Pacific
Waktu:

"Sultan Brunei Cabut Gelar Menantu Pangeran Abdul Malik, Ini Alasannya"

Sultan Brunei Bertitah Cabut Gelar Menantu Pangeran Abdul Malik
Royal Wedding Pangeran Abdul Malik ibni Hassanal Bolkiah dengan Raabi'atul Adawiyyah binti Bolkiah 5-16 April 2015
Royal Wedding Pangeran Abdul Malik ibni Hassanal Bolkiah dengan Raabi'atul Adawiyyah binti Bolkiah 5-16 April 2015
Sesuaikan Ukuran Baca
640
Space Available Batak R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Bandar Seri Begawan - Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah mencabut gelar kehormatan yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah binti Pengiran Haji Bolkiah, yang merupakan istri Pangeran Abdul Malik.


Sultan Hassanal Bolkiah Cabut Gelar Menantunya, Ada Apa dengan Istri Pangeran Abdul Malik?Pengiran Raabi'atul Adawiyyah binti Pengiran Haji Bolkiah


Keputusan tersebut diumumkan Kantor Grand Chamberlain Brunei pada Sabtu (8/8). Pelaksana Grand Chamberlain Pengiran Haji Raffizanna bin Pengiran Haji Razali menyatakan pencabutan gelar dilakukan atas titah Sultan Hassanal Bolkiah.

Gelar "Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri" yang sebelumnya diberikan kepada Raabi'atul Adawiyyah dicabut dan berlaku segera.

Menurut laporan yang dikutip dari The New Straits Times dan RTB News, keputusan tersebut berkaitan dengan perilaku Raabi'atul Adawiyyah yang dinilai tidak pantas bagi seorang istri anggota keluarga kerajaan.

KZB ArmyLook R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Sultan Hassanal Bolkiah Cabut Gelar Menantunya, Ada Apa dengan Istri Pangeran Abdul Malik?

Pihak kerajaan menyebut perilaku tersebut dinilai dapat mencoreng nama baik monarki Brunei serta menunjukkan sikap tidak menghormati Sultan Hassanal Bolkiah, Raja Isteri Pengiran Anak Hajah Saleha, dan keluarga kerajaan Brunei Darussalam.

Dalam pernyataan resmi, alasan pencabutan gelar disebut sebagai tindakan yang "unbecoming of a spouse of a member of the royal family", atau perilaku yang dianggap tidak layak bagi pasangan anggota keluarga kerajaan.

Namun, kerajaan Brunei tidak mengungkap secara terbuka tindakan atau peristiwa spesifik yang menjadi dasar keputusan tersebut. Tidak dijelaskan pula kapan maupun dalam situasi apa perilaku yang dipersoalkan itu terjadi.

Karena itu, hingga kini alasan resmi pencabutan gelar masih terbatas pada penilaian kerajaan mengenai perilaku yang dianggap tidak sesuai dengan kedudukan dan kehormatan keluarga kerajaan.

Keputusan tersebut sekaligus menegaskan kewenangan Sultan Brunei dalam mencabut gelar kerajaan apabila seorang anggota keluarga dinilai tidak memenuhi standar perilaku yang dianggap sesuai dengan kehormatan monarki. Sementara itu, rincian mengenai tindakan yang menjadi dasar pencabutan gelar belum disampaikan kepada publik.
[PusakoNews.com/red]

Space Available Nusa Tenggara Timur R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Nusa Tenggara Barat R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoHelp
Layanan Jaringan 24 Jam — pesan dapat dikirim kapan saja.
Memuat identitas...
Identitas Tamu
Sebelum chat, kenalkan diri agar PusakoCenter dapat menindaklanjuti bantuan Anda.
Nama wajib. Isi minimal salah satu: Email atau Nomor WhatsApp. Data kontak hanya digunakan untuk layanan PusakoHelp.
Memuat PusakoHelp...
Pesan tersimpan di sistem PusakoNews.