PusakoNews.com, Jakarta Pusat - Kebakaran melanda sebuah gedung yang berada di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/8). Insiden tersebut memicu kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara dan terlihat dari berbagai titik di sekitar lokasi, sehingga menarik perhatian warga maupun pengguna jalan.
Berdasarkan informasi dari Command Center Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, objek yang terbakar merupakan sebuah gedung yang berada di kawasan Ruko Central Cikini, Jalan Cikini Raya. Setelah menerima laporan kejadian, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Sebanyak 18 unit mobil pemadam kebakaran beserta puluhan personel diterjunkan guna mempercepat proses pemadaman. Petugas berupaya mengendalikan kobaran api sekaligus melokalisasi titik kebakaran agar tidak merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
Proses pemadaman berlangsung secara intensif. Kepulan asap hitam yang sangat tebal sempat menyelimuti kawasan sekitar dan mengurangi jarak pandang, sehingga penanganan pada tahap awal memerlukan kehati-hatian ekstra dari seluruh personel di lapangan.
Seiring berlangsungnya operasi pemadaman, aparat juga melakukan langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan masyarakat. Warga diminta menjauhi lokasi kebakaran agar tidak menghambat mobilitas kendaraan operasional serta memberikan ruang bagi petugas dalam menjalankan proses pemadaman secara maksimal.
Kebakaran Gedung di Kawasan Cikini, Belasan Unit Damkar Dikerahkan, Arus Lalu Lintas Dialihkan
"Kebakaran Hebat Landa Gedung di Cikini, 18 Unit Damkar Dikerahkan ke Lokasi"
Dampak kebakaran turut memengaruhi arus lalu lintas di sekitar Jalan Cikini Raya. Untuk mengurangi kepadatan kendaraan sekaligus mendukung kelancaran operasi penanganan, dilakukan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut.
Berdasarkan informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, kendaraan yang melintas dari arah Cikini untuk sementara dialihkan menuju Jalan Cut Mutia. Pengguna jalan diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan serta memanfaatkan jalur alternatif hingga situasi dinyatakan kembali normal.
Hingga rilis ini disusun, petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan upaya pengendalian api serta proses pendinginan pada titik-titik yang masih berpotensi menimbulkan kobaran kembali. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Belum terdapat keterangan resmi mengenai adanya korban jiwa maupun besaran kerugian material akibat insiden tersebut. Aparat terkait masih melakukan pendataan serta memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman selama proses penanganan berlangsung.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, tidak mendekati area kebakaran, serta mematuhi arahan petugas demi mendukung kelancaran proses evakuasi, pemadaman, dan pengamanan di lokasi kejadian.
[PusakoNews.com/red]









Komentar