"Gempa M7,7 Guncang Flores NTT, Korban Meninggal Capai 51 Orang"
Gempa Flores M7,7 Picu Kerusakan dan Longsor, Korban Tewas Terus Bertambah
Tim penyelamat bekerja tanpa lelah sepanjang hari untuk membebaskan mereka yang terjebak di bawah reruntuhan.
Sesuaikan Ukuran Baca
651
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Nusa Tenggara Timur - Tim penyelamat masih melakukan pencarian korban setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi.
Jumlah korban meninggal dunia terus bertambah. Perkembangan terbaru yang dilaporkan Reuters berdasarkan informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut sedikitnya 51 orang meninggal, sementara 36 orang mengalami luka serius dan lebih dari 70 lainnya mengalami luka ringan.
Gempa tersebut terjadi sekitar 600 mil (1.000 km) dari Bali.
Gempa terjadi sekitar pukul 05.00 waktu setempat dengan pusat gempa berada di lepas pantai Flores. Gempa dangkal tersebut kemudian diikuti ratusan gempa susulan yang menambah risiko bagi warga maupun petugas yang melakukan pencarian.
Kerusakan dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah NTT. Rumah warga, sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, kantor pemerintahan serta infrastruktur lainnya terdampak. Sejumlah ruas jalan juga mengalami kerusakan atau tertutup material longsor sehingga menyulitkan akses tim penyelamat menuju daerah yang terdampak paling parah.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Orang-orang terlihat bergerak ke daratan setelah pihak berwenang mengeluarkan peringatan tsunami, yang kemudian dicabut.
Salah satu wilayah yang terdampak adalah Maumere. Rekaman dari kawasan pelabuhan memperlihatkan bagian bangunan terminal mengalami kerusakan setelah material beton runtuh. Kerusakan infrastruktur tersebut turut menghambat mobilitas masyarakat dan proses penanganan pascabencana.
Di sejumlah lokasi, petugas harus bekerja di tengah bangunan yang roboh dan kondisi medan yang sulit. Longsor juga dilaporkan menutup akses menuju beberapa desa, sehingga proses pencarian dan distribusi bantuan tidak dapat dilakukan secara normal.
Gempa tersebut juga memicu peringatan dini tsunami. Warga di sejumlah kawasan pesisir sempat melakukan evakuasi setelah peringatan dikeluarkan. Peringatan kemudian dicabut setelah pemantauan menunjukkan tidak adanya ancaman tsunami besar yang berkelanjutan. Meski demikian, gelombang kecil sempat tercatat di sejumlah wilayah pesisir.
Ribuan warga kemudian meninggalkan rumah mereka karena khawatir terhadap gempa susulan dan kondisi bangunan yang rusak. Reuters melaporkan lebih dari 5.000 orang telah mengungsi, sementara sejumlah warga masih bertahan di tempat terbuka atau lokasi pengungsian sementara.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Daerah pegunungan dan akan memakan waktu dalam pencaharian serta evakuasi korban
Operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan. Petugas gabungan harus menghadapi sejumlah kendala, mulai dari akses jalan yang terputus, longsor, gangguan komunikasi hingga kerusakan fasilitas umum.
BNPB menyatakan pemerintah pusat telah melakukan koordinasi untuk memastikan penanganan darurat pascagempa M7,7 di NTT berjalan optimal. Dukungan logistik dan personel juga terus diarahkan ke wilayah terdampak.
Kondisi di lapangan masih dapat berubah karena proses pendataan kerusakan dan pencarian korban belum selesai. Karena itu, jumlah korban meninggal, korban luka, warga terdampak serta nilai kerusakan masih berpotensi bertambah.
Gempa tersebut kembali menunjukkan tingginya risiko bencana geologi di Indonesia. Flores dan wilayah NTT berada di kawasan yang memiliki aktivitas tektonik tinggi sehingga kesiapsiagaan, standar bangunan tahan gempa, sistem peringatan dini serta kesiapan evakuasi menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko korban ketika gempa besar terjadi.
Catatan: Angka korban dalam artikel ini menggunakan perkembangan terbaru yang tersedia saat penyusunan. Data dapat berubah mengikuti proses pencarian, evakuasi dan pendataan resmi BNPB.
𝐒𝐨𝐮𝐫𝐜𝐞 𝐂𝐫𝐞𝐝𝐢𝐭:
BBC News
BNPB — perkembangan penanganan darurat gempa M7,7 NTT.
Reuters — pembaruan 16 Agustus 2026 mengenai jumlah korban yang meningkat menjadi sedikitnya 51 orang, kondisi pengungsian dan kerusakan.
Associated Press (AP) — data kerusakan, longsor, korban dan dampak terhadap sejumlah wilayah Flores.
The Guardian — perkembangan dampak gempa, tsunami dan gempa susulan.
𝐏𝐡𝐨𝐭𝐨 𝐂𝐫𝐞𝐝𝐢𝐭: BBC News - Reuters 𝐀𝐮𝐭𝐡𝐨𝐫:Tim Redaksi PusakoNews.com
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar