"Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, Api Melalap Lantai 11 hingga 16, Data Perpajakan Dipastikan Aman"
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, Api Lahap Lantai 11 hingga 16
Penampakan gedung Bapenda DKI Jakarta usai dilalap si jago merah
Sesuaikan Ukuran Baca
633
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam. Api membakar bagian atas gedung, dengan titik kebakaran berada di sekitar lantai 11 hingga lantai 16.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.00–21.30 WIB. Kobaran api kemudian membesar dan melahap sejumlah bagian gedung yang tengah menjalani proses renovasi.
Dugaan sementara, api pertama kali muncul dari area lantai 11 atau 12 yang digunakan sebagai ruang arsip dan server. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber dan penyebab munculnya api.
20 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan
Untuk menangani kebakaran tersebut, sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dengan sekitar 100 personel dikerahkan ke lokasi. Petugas berjibaku memadamkan api yang membakar bagian atas gedung.
Proses pemadaman menghadapi kendala akibat kondisi angin yang cukup kencang. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan penanganan dengan proses pendinginan hingga Sabtu (8/8/2026) dini hari guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Petugas kemudian melakukan pembersihan dan penanganan terhadap puing-puing bangunan yang terdampak kebakaran.
Puing bangunan pascakebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, di Jalan Abdul Muis, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Petugas membersihkan puing bangunan pascakebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, di Jalan Abdul Muis, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
Data Perpajakan DKI Dipastikan Tetap Aman
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan kebakaran tidak mengganggu keamanan data perpajakan daerah. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan seluruh data perpajakan telah memiliki sistem pencadangan secara digital.
Dengan sistem tersebut, data penting milik pemerintah daerah tetap terlindungi meskipun sebagian bangunan dan fasilitas di Gedung Bapenda mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memastikan pelayanan publik yang berkaitan dengan perpajakan tetap berjalan dan tidak terdampak secara signifikan oleh insiden tersebut.
Ruang ITCS Ikut Terdampak
Kebakaran juga berdampak terhadap ruang operasional Intelligent Traffic Control System (ITCS) milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang berada di lantai 16 gedung tersebut.
Akibat terdampaknya fasilitas ITCS, pengaturan sejumlah lampu lalu lintas di Jakarta untuk sementara dilakukan secara manual. Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan pengaturan lalu lintas tetap berjalan selama sistem terdampak kebakaran dalam proses penanganan dan pemulihan.
Sementara itu, aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di gedung tersebut untuk sementara dialihkan menjalankan tugas dari rumah atau Work From Home (WFH).
Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus untuk memastikan keselamatan pegawai selama proses pemeriksaan, pembersihan, dan pemulihan gedung berlangsung.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Atas insiden ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan data perpajakan tetap aman setelah kebakaran melanda Gedung Bapenda karena telah dicadangkan secara digital, sementara aktivitas pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa
Satu Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Dalam peristiwa kebakaran tersebut, satu orang dilaporkan mengalami sesak napas dan telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga informasi ini disampaikan, korban masih menjalani perawatan khusus.
Pemerintah bersama aparat terkait masih melakukan penanganan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bangunan pascakebakaran.
Penampakan Gedung Bapenda DKI Jakarta pada Sabtu (8/8/2026) memperlihatkan sejumlah bagian bangunan yang terdampak kebakaran. Petugas terlihat membersihkan puing-puing yang berserakan di sekitar lokasi.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Proses investigasi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran masih berlangsung. Pemeriksaan oleh Puslabfor Polri diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai titik awal serta faktor yang memicu kebakaran di gedung tersebut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan penanganan pascakebakaran terus dilakukan, termasuk aspek keselamatan bangunan, keberlangsungan pelayanan publik, pemulihan sistem operasional, serta perlindungan data pemerintahan. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar