PusakoNews.com, Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat berhasil meraih penghargaan tingkat nasional atas capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (3/8).
Penghargaan berupa piala dan piagam diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, kepada Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Iin Muthmainah, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Jakarta Barat dalam memperluas implementasi layanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Muthmainah, mengungkapkan bahwa Jakarta Barat berhasil masuk dalam jajaran 10 daerah dengan capaian aktivasi IKD terbaik di Indonesia. Hingga saat ini, cakupan aktivasi IKD di wilayahnya telah mencapai 38,81 persen, dengan 728.842 warga telah mengaktifkan IKD dari total 1.877.975 penduduk yang wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Atas capaian tersebut, Jakarta Barat menempati peringkat keempat secara nasional dalam kategori keberhasilan aktivasi Identitas Kependudukan Digital.
Jakarta Barat Raih Peringkat 4 Nasional Aktivasi IKD, Mendagri Tito Berikan Penghargaan
"Jakarta Barat Raih Penghargaan Nasional atas Capaian Aktivasi Identitas Kependudukan Digital"
Menurut Iin, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras serta komitmen seluruh jajaran Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat dalam mendorong transformasi layanan administrasi kependudukan. Berbagai strategi dilakukan, mulai dari sosialisasi yang masif hingga pendekatan langsung kepada masyarakat dari berbagai kelompok usia, termasuk warga yang baru memasuki usia wajib KTP maupun kelompok rentan.
Ia menegaskan bahwa percepatan aktivasi IKD memiliki nilai strategis karena data kependudukan digital tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam penyusunan berbagai kebijakan pemerintah yang berbasis data.
"Data kependudukan merupakan aset yang sangat penting dan strategis. Oleh karena itu, percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, akurat, dan modern," ujar Iin.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Barat, Gentina Arifin, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, kecamatan, hingga jajaran kelurahan yang secara konsisten melakukan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 Jakarta Barat menargetkan cakupan aktivasi IKD mencapai 50 persen. Target tersebut diharapkan dapat terealisasi melalui penguatan kolaborasi lintas sektor serta peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di seluruh wilayah.
"Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis target aktivasi IKD sebesar 50 persen dapat tercapai hingga akhir tahun 2026," ujar Gentina.
Penghargaan nasional ini menjadi bukti keberhasilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat dalam mempercepat digitalisasi layanan kependudukan sekaligus memperkuat kualitas data administrasi kependudukan sebagai fondasi pelayanan publik yang semakin efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
[PusakoNews.com/red]










Komentar