Space Available Wonderful Indonesia R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

82 Titik Kampung Nelayan Merah Putih di Kepri Masuk Tahap Survei, Proyek Rp20 Miliar Segera Dimulai

Regional

"82 Titik Kampung Nelayan Merah Putih di Kepulauan Riau Masuki Tahap Survei Topografi, Percepatan Pembangunan Terus Didorong"

Pemprov Kepri Percepat Kampung Nelayan Merah Putih, 82 Lokasi Sudah Disurvei KKP
Potret kawasan pesisir di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)
Potret kawasan pesisir di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)

Rangkuman Berita

  • Kabar Baik untuk Nelayan! 82 Kampung Nelayan Merah Putih di Kepri Segera Dibangun
  • Ansar Ahmad Gaspol Program Kampung Nelayan Merah Putih, 82 Titik Masuki Tahap Krusial
  • KKP Mulai Survei 82 Titik Kampung Nelayan Merah Putih di Kepri, Ini Sebarannya
Sesuaikan Ukuran Baca
527
HASKARA TRANS R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus mempercepat realisasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memperkuat ekonomi maritim daerah. Dari total 120 titik lokasi yang diusulkan, sebanyak 82 titik kini telah memasuki tahap survei topografi yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengatakan bahwa survei topografi merupakan tahapan krusial yang wajib dilaksanakan sebelum penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pelaksanaan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

“Survei topografi merupakan syarat mutlak dalam program KNMP untuk menyusun Detail Engineering Design (DED),” ujar Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Selasa.

Menurut Ansar, 82 titik yang saat ini menjalani survei tersebar di berbagai wilayah kabupaten dan kota di Kepulauan Riau. Rinciannya meliputi 17 titik di Kabupaten Natuna, 18 titik di Kabupaten Lingga, 10 titik di Kabupaten Bintan, 20 titik di Kabupaten Kepulauan Anambas, 9 titik di Kabupaten Karimun, 4 titik di Kota Tanjungpinang, serta 4 titik di Kota Batam.

Untuk memastikan proses berjalan sesuai target, Pemprov Kepri meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota agar segera menuntaskan berbagai persyaratan administrasi serta melengkapi data pendukung yang dibutuhkan selama pelaksanaan survei.

Ansar menegaskan bahwa kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan guna mempercepat pembangunan kawasan nelayan terpadu tersebut.

“Saya berharap seluruh pihak dapat berperan aktif dalam menggesa percepatan pembangunan KNMP di Kepri,” katanya.

Space Available Banten R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Pemprov Kepri Siapkan Langkah Lanjutan Bersama KKP

Sebagai bentuk komitmen dalam mempercepat realisasi program, Pemprov Kepri berencana menggelar pertemuan bersama seluruh bupati dan wali kota se-Kepulauan Riau dengan Menteri Kelautan dan Perikanan setelah proses survei topografi selesai dilaksanakan.

Pertemuan tersebut akan difokuskan pada pembahasan langkah-langkah percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang merupakan bagian dari implementasi program prioritas nasional atau Asta Cita.

Ansar menilai program ini memiliki arti strategis bagi Kepulauan Riau yang secara geografis didominasi wilayah perairan. Dengan komposisi wilayah yang mencapai sekitar 98 persen lautan dan hanya dua persen daratan, pembangunan kawasan pesisir menjadi salah satu kebutuhan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui konsep yang diusung KKP, kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil diharapkan dapat berkembang secara lebih tertata, modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. Penataan tersebut diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan sekaligus memperkuat daya saing sektor kelautan dan perikanan.

“Dengan penataan yang baik, kesejahteraan masyarakat pesisir dapat meningkat dan pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin kuat. Program ini sangat relevan dengan Kepri yang memiliki banyak kawasan pesisir,” ujar Ansar.

Space Available Jogja R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Pemprov Usulkan Tambahan 18 Lokasi Prioritas

Sementara itu, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, menjelaskan bahwa Pemprov Kepri melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri juga telah mengusulkan tambahan 18 titik lokasi prioritas untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

Menurutnya, perkembangan pembangunan program tersebut menunjukkan hasil yang positif. Hingga saat ini, tiga Kampung Nelayan Merah Putih telah selesai dibangun di Kota Batam dan telah mulai memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Selain itu, satu lokasi pembangunan lainnya di Kabupaten Natuna masih berada dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan rampung pada Juli 2026.

“Sementara satu lokasi lainnya di Kabupaten Natuna masih dalam proses pembangunan dan diperkirakan selesai pada Juli 2026,” kata Luki.

Space Available Gorontalo R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Dukungan APBN dan Fasilitas Terpadu untuk Nelayan

Program Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik permukiman nelayan, tetapi juga menghadirkan konsep kawasan pesisir terpadu yang didukung berbagai sarana dan prasarana penunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Setiap kampung nelayan yang masuk dalam program ini memperoleh dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai sekitar Rp20 miliar per lokasi.

Dana tersebut digunakan untuk membangun berbagai fasilitas produksi perikanan seperti dermaga, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), pabrik es, hingga fasilitas penyimpanan hasil tangkapan berupa cold storage.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pembangunan infrastruktur lingkungan yang mencakup sistem drainase dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), guna menciptakan kawasan pesisir yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat, berbagai fasilitas penunjang juga akan dibangun, antara lain sentra kuliner, balai pelatihan keterampilan, serta kios logistik yang diharapkan dapat memperluas peluang usaha dan meningkatkan nilai tambah hasil perikanan.

Dengan semakin banyaknya titik yang memasuki tahap survei topografi, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau optimistis Program Kampung Nelayan Merah Putih dapat segera direalisasikan secara lebih luas, sehingga mampu mendorong transformasi kawasan pesisir menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang modern, produktif, dan berdaya saing tinggi.
[PusakoNews.com/red]

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Excellent Aromatica R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews