Space Available Jayapura R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

KPK Minta Wamen Imipas Silmy Karim Kooperatif dan Segera Menyerahkan Diri Terkait OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat

"KPK Buru Wamen Imipas Silmy Karim, Diminta Segera Serahkan Diri"

OTT Imigrasi Jakarta Barat Berlanjut, KPK Cari Keberadaan Silmy Karim
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim

Rangkuman Berita

  • KPK Ungkap Silmy Karim Masih di Jakarta, Minta Kooperatif Hadapi Pemeriksaan
  • Kasus OTT Imigrasi Makin Panas, KPK Desak Wamen Imipas Serahkan Diri
  • Silmy Karim Dicari KPK, Ini Perkembangan Terbaru Kasus OTT Imigrasi
Sesuaikan Ukuran Baca
587
Space Available R5 Grafiti

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyelidikan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Dalam perkembangan terbaru, lembaga antirasuah tersebut mengungkapkan bahwa pihaknya masih berupaya menemukan keberadaan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, yang disebut berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Juru Bicara KPK menyampaikan bahwa informasi terakhir yang diperoleh tim penyidik menunjukkan keberadaan Silmy Karim berada di kawasan Jakarta. Berdasarkan informasi tersebut, KPK mengimbau agar yang bersangkutan bersikap kooperatif dan membantu proses penegakan hukum yang sedang berlangsung.

Menurut KPK, kehadiran Silmy Karim diperlukan untuk memberikan keterangan yang dibutuhkan dalam rangka pendalaman perkara. Oleh karena itu, lembaga tersebut meminta agar yang bersangkutan segera memenuhi panggilan atau menyerahkan diri guna memperlancar proses penyelidikan yang sedang berjalan. KPK menegaskan bahwa keterbukaan dan kerja sama dari seluruh pihak menjadi faktor penting dalam mengungkap secara terang dugaan tindak pidana korupsi yang tengah ditangani.

Sebelumnya, KPK mengonfirmasi bahwa pencarian terhadap Silmy Karim masih menjadi bagian dari rangkaian OTT yang dilakukan di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Namun hingga saat ini, lembaga antirasuah tersebut belum mengungkap secara rinci bentuk keterkaitan maupun peran yang sedang didalami terkait keberadaan Wakil Menteri Imipas tersebut dalam perkara yang sedang diselidiki.

Dalam keterangannya, KPK kembali menegaskan pentingnya sikap kooperatif dari seluruh pihak yang memiliki hubungan dengan perkara tersebut. Langkah itu dinilai dapat membantu mempercepat proses pengumpulan informasi, pemeriksaan saksi, hingga penetapan konstruksi hukum secara menyeluruh.

Space Available Palu R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Jubir KPK Budi Prasetyo
Jubir KPK Budi Prasetyo

Operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK diketahui menyasar sejumlah pejabat di Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Penindakan tersebut berlangsung di beberapa wilayah, termasuk Jakarta Barat, Jawa Barat, dan Bali. Dari operasi tersebut, belasan orang berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Selain mengamankan sejumlah pihak, tim penyidik juga menyita berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani. Barang bukti tersebut meliputi kendaraan roda empat, kendaraan roda dua, uang tunai dalam berbagai mata uang asing, serta logam mulia berupa emas. Seluruh barang bukti tersebut saat ini tengah didalami untuk mengungkap aliran dana dan dugaan praktik korupsi yang terjadi.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, perkara yang menjadi fokus penyelidikan KPK diduga berkaitan dengan praktik suap dalam proses pengurusan dokumen dan fasilitas keimigrasian bagi warga negara asing yang ingin tinggal atau menetap di Indonesia. Meski demikian, rincian lengkap mengenai konstruksi perkara, pihak-pihak yang terlibat, serta pasal yang akan dikenakan masih menunggu penyampaian resmi dari KPK melalui konferensi pers.

Space Available Batak R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, mengaku telah mengetahui adanya operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di lingkungan institusinya. Ia menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. KPK menegaskan akan terus mengembangkan penyelidikan secara profesional, independen, dan transparan guna memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap Silmy Karim masih berlangsung, sementara tim penyidik terus melakukan pendalaman terhadap seluruh fakta, keterangan saksi, serta barang bukti yang telah diamankan dalam rangkaian OTT tersebut. Publik kini menantikan penjelasan resmi KPK mengenai perkembangan kasus yang diduga melibatkan praktik suap dalam layanan keimigrasian tersebut.
[PusakoNews.com/red]

Space Available Balikpapan R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Nusa Tenggara Barat R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews