PusakoNews.com, Jakarta Utara - Program pemberdayaan masyarakat kembali mendapat sambutan positif dari warga Jakarta Utara. Sebanyak 20 warga Kelurahan Tanjung Priok antusias mengikuti pelatihan gunting rambut atau barbershop yang digelar melalui program Peningkatan Keterampilan Masyarakat (PKM) di Ruang Pola Lantai 3 Kantor Kelurahan Tanjung Priok. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan keterampilan kerja masyarakat sekaligus membuka peluang usaha mandiri di tengah tantangan ekonomi perkotaan.
Pelatihan tersebut memberikan pembekalan menyeluruh kepada peserta, mulai dari pengenalan alat, teknik dasar mencukur, hingga tren potongan rambut modern yang saat ini diminati masyarakat. Para peserta terlihat aktif mengikuti setiap sesi praktik karena pelatihan ini dinilai mampu menjadi bekal penting untuk membangun usaha barbershop secara mandiri maupun meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan di sektor jasa.
Salah seorang peserta, Muhammad Rehan (25), warga RT 02 RW 07 Kelurahan Tanjung Priok, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri untuk memulai usaha sendiri di masa mendatang. Ia menilai keterampilan cukur rambut memiliki peluang usaha yang menjanjikan karena kebutuhan masyarakat terhadap layanan pangkas rambut terus meningkat.
Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Tanjung Priok, Oky Muldiana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pihak kelurahan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Utara melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M). Program tersebut tidak hanya difokuskan pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan masyarakat yang lebih produktif, mandiri, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
Menurut Oky, pelatihan keterampilan seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang mencari pekerjaan maupun ingin memiliki sumber penghasilan tambahan. Antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung menjadi bukti bahwa program pemberdayaan berbasis keterampilan masih sangat relevan dan dibutuhkan di tingkat kelurahan.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Jakarta Utara, Kombes Pol Irwan Andy Purnamawan, menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan salah satu strategi preventif untuk menekan potensi penyalahgunaan narkoba di wilayah rawan. Ia menyebutkan bahwa masyarakat yang produktif dan memiliki keterampilan kerja cenderung memiliki ketahanan sosial yang lebih kuat.
Sebagai bentuk dukungan nyata, para peserta tidak hanya menerima materi teori dan praktik, tetapi juga mendapatkan bantuan perlengkapan barbershop yang dapat langsung digunakan setelah pelatihan selesai. Bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong peserta untuk segera memulai usaha mandiri sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Program pelatihan ini diketahui telah memasuki tahun kedua pelaksanaan. Sebelumnya, kegiatan serupa juga pernah dilaksanakan dalam bentuk pelatihan steam kendaraan dan berbagai keterampilan lainnya yang berorientasi pada peningkatan ekonomi masyarakat. Pemerintah berharap pelatihan berbasis keterampilan aplikatif seperti ini dapat terus diperluas agar semakin banyak warga memperoleh kesempatan meningkatkan taraf hidup dan memperkuat perekonomian keluarga.
Melalui pelatihan gunting rambut tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama BNN Kota Jakarta Utara menunjukkan komitmen untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya meningkatkan kompetensi masyarakat, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi dan memperkuat ketahanan sosial di lingkungan warga.
[PusakoNews.com/red]








Komentar