KZB ArmyLook R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Prabowo Subianto Tegas: Tak Akan Gentar Bela Rakyat

Nasional
400 Ribu Buruh Sambut Prabowo Subianto di Peringatan Hari Buruh Internasional
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pengemudi transportasi online (ojol) saat menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat, 1 Mei 2
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pengemudi transportasi online (ojol) saat menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat, 1 Mei 2
Sesuaikan Ukuran Baca
641
Pizza Leleh Keju - R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5). Sekitar 400 ribu buruh dari berbagai daerah memadati lokasi sejak pagi hari untuk menyampaikan aspirasi sekaligus merayakan momentum solidaritas pekerja.


Kehadiran Presiden melalui pintu barat daya Monas disambut antusias oleh massa buruh. Sorak-sorai, tepuk tangan, serta kibaran bendera serikat pekerja mewarnai suasana yang penuh semangat dan harapan.


Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas undangan yang diberikan serta menegaskan bahwa Hari Buruh merupakan simbol perjuangan kaum pekerja.


Presiden juga menekankan bahwa dukungan dari berbagai elemen masyarakat—termasuk buruh, petani, nelayan, dan pekerja—menjadi landasan penting dalam kepemimpinannya. Ia menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan seluruh rakyat Indonesia, khususnya mereka yang masih menghadapi kesulitan hidup.


Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa pemerintah yang dipimpinnya akan tetap konsisten berpihak kepada rakyat. Seluruh jajaran pemerintah, menurutnya, memiliki tekad yang sama untuk tidak ragu dalam membela kepentingan nasional dan kesejahteraan masyarakat.


Peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran Presiden di tengah ratusan ribu buruh dinilai sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam mendengar dan merespons aspirasi pekerja.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, bersama para pimpinan organisasi serikat pekerja.

Presiden Prabowo Sahkan Keppres Satgas Mitigasi PHK, Tegaskan Negara Hadir Lindungi Buruh

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat, 1 Mei 2026.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat, 1 Mei 2026.

Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Kebijakan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam memperkuat perlindungan terhadap pekerja di tengah dinamika ekonomi nasional.


Pengumuman tersebut disampaikan Presiden saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Presiden menegaskan bahwa negara akan hadir membela dan melindungi para buruh, khususnya yang terdampak atau terancam PHK.


Pemerintah, lanjut Presiden, berkomitmen memastikan setiap pekerja tetap mendapatkan perlindungan. Bahkan, negara siap mengambil langkah tegas, termasuk intervensi terhadap perusahaan yang tidak mampu melanjutkan operasionalnya, guna menjaga hak dan keberlangsungan pekerja.


Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat program perlindungan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan rakyat secara menyeluruh. Pada tahun ini, alokasi perlindungan sosial mencapai sekitar Rp500 triliun.


Presiden turut menginstruksikan seluruh jajaran kabinet agar setiap kebijakan yang diambil harus berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya kelompok ekonomi lemah. Ia menekankan bahwa kebijakan yang memberikan manfaat bagi rakyat harus dijalankan tanpa keraguan.


Pembentukan Satgas Mitigasi PHK ini diharapkan mampu menjadi instrumen strategis dalam mengantisipasi gelombang pemutusan hubungan kerja serta menjaga stabilitas ketenagakerjaan nasional.

[PusakoNews.com/red]

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait