Kasatgas PRR: 12 Daerah Terdampak Sudah Ajukan Data Huntap, Pemda Lain Diminta Segera Menyusul

Kasatgas PRR Bongkar Data Terbaru Huntap Sumatera, 12 Daerah Sudah Ajukan!
Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian
Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian
Sesuaikan Ukuran Baca
518

PusakoNews.com, Jakarta - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mencatat hingga pertengahan April 2026 sebanyak 12 pemerintah daerah telah mengajukan data kebutuhan hunian tetap (huntap). Sementara itu, delapan daerah lainnya tidak mengusulkan karena tidak terdapat rumah dengan kategori rusak berat maupun hilang.


Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, menjelaskan dari total 53 kabupaten/kota terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terdapat 45 daerah yang menjadi fokus percepatan pendataan kebutuhan huntap.


Menurut Tito, percepatan penyampaian data dari pemerintah daerah menjadi faktor utama agar pembangunan huntap dapat segera dilaksanakan. Pemerintah pusat menargetkan proses pendataan berjalan beriringan dengan verifikasi lapangan guna mempercepat pemulihan pascabencana.


Satgas PRR menetapkan batas waktu pengajuan data hingga Rabu pekan depan. Daerah yang lebih cepat melengkapi data akan diprioritaskan dalam pelaksanaan pembangunan huntap.


Ia juga meminta kepala daerah segera membentuk tim kecil yang turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi kondisi rumah warga terdampak secara detail, sehingga proses pendataan lebih cepat dan akurat.


Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan telah menerima dokumen pengajuan dari 12 kabupaten/kota dan saat ini proses verifikasi serta validasi terus berjalan.


Di sisi lain, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyatakan kesiapan penuh mendukung percepatan pembangunan huntap, baik dari sisi sumber daya manusia maupun perencanaan teknis.


Pembangunan huntap akan dilakukan melalui beberapa skema, yakni pembangunan mandiri di lahan aman milik penyintas dengan dukungan pemerintah, serta pembangunan kawasan hunian baru secara komunal di lokasi yang lebih aman.


Berdasarkan data Satgas PRR per 16 April 2026, total kebutuhan huntap di tiga provinsi terdampak mencapai 39.021 unit. Sebanyak 241 unit telah selesai dibangun, sementara 1.243 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan.


Secara rinci, Aceh mencatat 104 unit selesai dibangun dari kebutuhan 28.876 unit, dengan 395 unit dalam proses. Sumatera Utara telah menyelesaikan 120 unit dari kebutuhan 7.321 unit, dengan 407 unit masih dibangun. 


Sedangkan Sumatera Barat telah merampungkan 17 unit dari kebutuhan 2.824 unit, dan 441 unit lainnya sedang dikerjakan.


Pemerintah menegaskan percepatan pembangunan huntap menjadi prioritas untuk memastikan masyarakat terdampak segera memperoleh tempat tinggal layak, aman, dan permanen pascabencana.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait