PusakoNews.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Baznas Bazis DKI Jakarta resmi membuka pendaftaran Program 1.000 Pramudi Mikrotrans Berdaya Tahap II. Program ini merupakan kolaborasi strategis dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dalam rangka memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.
Program ini dirancang sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di sektor transportasi, serta membuka peluang kerja yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Peserta yang mengikuti program akan mendapatkan pembekalan komprehensif melalui tahapan pelatihan, pembinaan, dan seleksi yang terstandar sebelum berkesempatan bergabung sebagai pramudi Mikrotrans dalam ekosistem layanan transportasi Jakarta.
Kepala Bidang Pengumpulan Baznas Bazis DKI Jakarta, Ahmad Sholih, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen dalam memperluas akses pemberdayaan masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh proses dirancang secara sistematis untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan profesional di bidang transportasi publik.
Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pengelola zakat, dan operator transportasi dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem kerja yang inklusif serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan transportasi yang modern, profesional, dan berdampak positif secara luas.
Adapun persyaratan peserta meliputi pria maupun wanita berusia 22 hingga 45 tahun, memiliki KTP DKI Jakarta, pendidikan minimal SMA atau sederajat, memiliki SIM A aktif atau lebih tinggi, serta pengalaman mengemudi kendaraan manual minimal satu tahun.
Pendaftaran dilakukan secara daring tanpa dipungut biaya dan dibuka hingga 25 April 2026 melalui tautan resmi yang telah disediakan. Peserta diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian proses seleksi dan pelatihan hingga tuntas.
Melalui program ini, Pemprov DKI Jakarta berharap semakin banyak masyarakat yang dapat meningkatkan keterampilan, memperoleh pekerjaan yang layak, serta berkontribusi dalam penguatan sistem transportasi publik di Ibu Kota.
[PusakoNews.com/red]








Komentar