Polri Kembangkan Laboratorium AI di Akpol, Taruna Wajib Kuasai Coding dan Teknologi Digital

Revolusi di Akpol: AI dan Coding Jadi Senjata Baru Taruna
Wakil Kepala Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
64
699

PusakoNews.com, Semarang - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus mendorong transformasi pendidikan dengan menghadirkan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian berbasis kecerdasan buatan (AI) dan sistem coding di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang.


Wakil Kepala Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi bagian penting dalam sistem pembelajaran modern bagi taruna. Laboratorium ini dirancang untuk mendukung metode pendidikan yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman, khususnya bagi generasi muda.


Menurutnya, pendekatan pembelajaran konvensional sudah tidak lagi efektif untuk generasi saat ini. Oleh karena itu, penguasaan teknologi seperti AI, coding, serta kemampuan logika dan matematika menjadi kompetensi wajib bagi taruna kepolisian ke depan.


Pembangunan laboratorium ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan Polri agar lebih adaptif, modern, dan berbasis teknologi. Selain itu, langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan profesionalisme serta kontribusi terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia.


Polri menargetkan kehadiran fasilitas ini dapat mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan era digital sekaligus memperkuat kinerja institusi kepolisian secara berkelanjutan.

[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait