Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menilai pemberantasan narkoba di Kampung Bahari perlu disertai pembenahan lingkungan dan penguatan kesadaran masyarakat. Penataan kawasan sekitar rel kereta api juga memerlukan koordinasi lintas sektor.
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto mendorong penataan lingkungan Kampung Bahari, Tanjung Priok, agar tidak kembali dimanfaatkan untuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Dadang Hartanto ยฉPusakoNews.com
Sesuaikan Ukuran Baca
974
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta Utara - Penanganan kawasan rawan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, membutuhkan langkah yang melampaui operasi penegakan hukum. Pembenahan lingkungan dan keterlibatan masyarakat menjadi perhatian Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto untuk mencegah kawasan tersebut kembali dimanfaatkan sebagai tempat peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.
Pandangan itu disampaikan Dadang ketika meninjau operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Minggu (1/11/2026). Ia menilai penyisiran dan penindakan kepolisian perlu diikuti penanganan kondisi lingkungan serta kehidupan sosial masyarakat.
Salah satu perhatian berada di kawasan permukiman sekitar jalur rel kereta api. Saat menyusuri lokasi tersebut, Dadang menemukan sejumlah bangunan yang diduga dimanfaatkan untuk aktivitas penyalahgunaan narkoba.
Kondisi itu dinilai membutuhkan penanganan bersama agar lingkungan yang sama tidak kembali digunakan untuk kegiatan ilegal. Karena itu, Kapolda mengungkapkan telah berkomunikasi dengan pihak perkeretaapian mengenai kemungkinan penataan kawasan di sekitar rel.
Rencana tersebut membutuhkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya. Penanganannya juga perlu memperhatikan kondisi permukiman serta kehidupan masyarakat yang tinggal dan menjalankan aktivitas ekonomi secara sah.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Penataan Tidak Cukup dengan Pembenahan Fisik
Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Dadang Hartanto ยฉPusakoNews.com
Dadang menekankan bahwa perubahan kawasan tidak semata-mata berkaitan dengan kondisi bangunan maupun lingkungan fisik. Kesadaran dan kepedulian masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mencegah aktivitas peredaran serta penyalahgunaan narkoba.
โPenataan lingkungan sosial inilah yang perlu kerja sama sekaligus penyadaran masyarakat,โ ujarnya.
Menurutnya, masyarakat perlu dilibatkan dalam upaya menjaga lingkungan agar tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas narkotika. Pendekatan tersebut juga harus mempertimbangkan warga yang menjalankan mata pencaharian secara sah.
Keterlibatan berbagai pihak diperlukan karena persoalan permukiman dan penataan kawasan tidak sepenuhnya berada dalam kewenangan kepolisian. Pemerintah daerah, pihak perkeretaapian, dan pemangku kepentingan lainnya memiliki peran dalam penanganan sesuai tanggung jawab masing-masing.
Dadang berharap perhatian terhadap Kampung Bahari tidak berhenti setelah operasi kepolisian selesai. Kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat diharapkan dapat mendorong terbentuknya lingkungan yang lebih tertata, aman, serta tidak kembali dimanfaatkan untuk peredaran narkoba.
Komentar