Sidang Pleno Kedua Wantimpres yang dipimpin Pratikno turut mengundang Kepala BPS dan Menteri PPN/Kepala Bappenas guna mendukung penyusunan kajian yang terarah dan objektif.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy turut diundang untuk memberikan perspektif statistik nasional dan perencanaan pembangunan.
Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres RI) periode 2026โ2029 menggelar Sidang Pleno Kedua di Jakarta, Kamis (15/10/2026). ยฉPusakoNews.com
Sesuaikan Ukuran Baca
960
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres RI) mulai membahas pembagian bidang kerja para anggotanya untuk mendukung penyusunan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden yang lebih terarah.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam Sidang Pleno Kedua Wantimpres periode 2026โ2029 di Jakarta, Kamis (15/10/2026), yang dipimpin langsung oleh Ketua Wantimpres RI, Pratikno.
Melalui pembidangan ini, Wantimpres berupaya mengoptimalkan keahlian, pengetahuan, dan pengalaman setiap anggota. Pembagian bidang juga diharapkan memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas bidang dalam menjalankan tugas kelembagaan.
Pratikno menekankan bahwa keberagaman latar belakang para anggota perlu dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan tugas Presiden.
โDengan pembagian bidang ini, semua anggota diharapkan dapat memberikan kontribusi yang bermakna dalam mendukung tugas Presiden,โ ujar Pratikno.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Selain membahas pembidangan anggota, sidang pleno tersebut turut mengundang Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy.
Keterlibatan perspektif statistik nasional dan perencanaan pembangunan menjadi bagian penting dalam upaya Wantimpres memahami kondisi serta berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.
Informasi berbasis data dan pendekatan lintas sektor diharapkan dapat mendukung proses penyusunan kajian yang lebih objektif, sekaligus membantu Wantimpres merumuskan nasihat dan pertimbangan sesuai kebutuhan Presiden.
Dengan demikian, pembidangan anggota dan pemanfaatan data pembangunan menjadi dua aspek yang mendapat perhatian dalam penyusunan agenda kerja Wantimpres pada periode 2026โ2029.
SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01]Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres RI)
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar