"Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Teheran tetap terbuka untuk dialog dan negosiasi, meski hubungan dengan Amerika Serikat masih diwarnai ancaman dan konflik bersenjata."
Masoud Pezeshkian dalam Sidang Umum PBB menegaskan Iran tetap membuka ruang untuk dialog, diplomasi, dan negosiasi tanpa menerima tekanan melalui kekerasan.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian berbicara selama sesi ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di markas besar PBB pada 23 September 2026, di Kota New York
Sesuaikan Ukuran Baca
1127
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, New York - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa Teheran tetap membuka jalur dialog dan diplomasi di tengah konflik dengan Amerika Serikat. Pernyataan itu disampaikan dalam pidatonya pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Rabu, 23 September 2026.
Pezeshkian menyatakan Iran siap melakukan dialog, diplomasi, dan negosiasi, tetapi menolak penggunaan bahasa atau tekanan yang menurutnya mengedepankan kekerasan.
Presiden AS Donald Trump berpidato di Sidang Umum PBB ke-81 di markas besar PBB di New York, pada 22 September 2026
Sikap tersebut disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengeluarkan pernyataan keras mengenai Iran. Menurut laporan Al Jazeera, Pezeshkian dalam pidatonya juga menolak tekanan Amerika Serikat dan menyatakan Iran tidak akan menyerah.
Dalam catatan resmi PBB mengenai pidato Pezeshkian, presiden Iran juga menegaskan posisi Teheran bahwa program nuklir Iran ditujukan untuk kepentingan energi dan penggunaan damai. Iran, menurut pernyataan tersebut, tidak mengembangkan senjata nuklir dan menolak pembatasan terhadap penggunaan teknologi nuklir untuk tujuan damai. Perserikatan Bangsa-Bangsa
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Diplomasi tetap berjalan
Menteri Luar Negeri Pakistan dan Iran membahas perdamaian regional di sela-sela Sidang Umum PBB
Di tengah pernyataan keras dari kedua pihak, jalur diplomatik masih berjalan.
Al Jazeera melaporkan bahwa pejabat Iran dan Amerika Serikat telah melakukan pembicaraan melalui saluran tidak langsung dengan bantuan mediator. Dalam perkembangan terbaru, Teheran juga disebut menyampaikan sejumlah persyaratan terkait penghentian konflik dan kondisi di kawasan melalui mediator Qatar dan Pakistan.
Presiden Dewan Eropa Antonio Costa mengatakan bahwa ia telah mengadakan "diskusi yang jujur dan substansial" dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Pertemuan dan komunikasi diplomatik juga berlangsung di sela-sela Sidang Umum PBB. Presiden Dewan Eropa Antรณnio Costa tercatat bertemu dengan Pezeshkian pada 23 September di New York. Agenda resmi Dewan Eropa mengonfirmasi pertemuan tersebut. Dewan Eropa
Situasi itu menunjukkan bahwa pernyataan keras yang muncul ke publik berlangsung bersamaan dengan upaya mempertahankan jalur diplomasi.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Selat Hormuz masih terganggu
Kapal-kapal komersial berlabuh di Selat Hormuz di lepas pantai Bandar Abbas, Iran
Dampak konflik juga terlihat pada lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, jalur strategis bagi perdagangan energi dunia.
Al Jazeera, mengutip data pengiriman awal Reuters, melaporkan terdapat 10 kapal pengangkut komoditas yang melintasi Selat Hormuz pada Rabu, meningkat dari tujuh kapal sehari sebelumnya. Jumlah tersebut masih berada di bawah rata-rata pergerakan 10 hari yang disebut sekitar 17 kapal.
Data Reuters dalam laporan sebelumnya menunjukkan bahwa lalu lintas kapal di Hormuz telah mengalami penurunan tajam dibandingkan kondisi sebelum konflik. Sebagian kapal juga dapat mematikan transponder sehingga data pelayaran yang terlihat tidak selalu mencakup seluruh pergerakan kapal.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Diplomasi dan tekanan berlangsung bersamaan
Menteri Luar Negeri Ukraina dan Iran menggelar pembicaraan di tengah ketegangan bilateral
Perkembangan di New York memperlihatkan dua jalur yang berjalan secara bersamaan. Di satu sisi, Washington dan Teheran masih mengeluarkan pernyataan keras terkait konflik dan tekanan masing-masing. Di sisi lain, saluran komunikasi melalui pertemuan langsung maupun mediator tetap dipertahankan.
Pezeshkian dalam pidatonya menempatkan dialog dan diplomasi sebagai bagian dari posisi Iran, sementara pemerintah Amerika Serikat tetap menyatakan bahwa pilihan militer tersedia jika upaya diplomatik tidak menghasilkan kesepakatan. Al Jazeera melaporkan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut kesepakatan dengan Iran membutuhkan proses yang panjang dan opsi militer tetap tersedia.
Dengan demikian, belum terdapat kejelasan mengenai bagaimana konflik tersebut akan berakhir. Perkembangan berikutnya sangat bergantung pada hasil komunikasi diplomatik dan kemampuan kedua pihak menemukan titik temu atas isu-isu yang masih diperselisihkan.
SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01]Al Jazeera โ Iran war live: Tehran says it wonโt be bullied, remains open for talks
[02]United Nations โ catatan pidato Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Sidang Umum PBB
[03]Reuters โ perkembangan lalu lintas pelayaran Selat Hormuz
[04]Council of the European Union โ agenda pertemuan Antรณnio Costa dengan Masoud Pezeshkian
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar