Dasco Minta Impor 105 Ribu Pikap Asal India, Ditunda!
DPR Soroti Impor, Agrinas Siapkan Sistem Semi-Autopilot Berbasis AI. Ngeyel kah??
Konsep tersebut mencuat di tengah perhatian publik atas permintaan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, agar rencana impor 105.000 unit kendaraan pikap dari India untuk kebutuhan KDMP ditunda sementara.
Dalam skema yang disiapkan, Agrinas Pangan akan mengelola penuh operasional koperasi selama dua tahun pertama, mulai dari pembangunan kantor, gudang, gerai ritel, hingga sistem distribusi dan logistik. Setelah ekosistem dinilai stabil, pengelolaan akan diserahkan kepada pengurus koperasi di masing-masing daerah.
Program ini disebut sebagai “koperasi plus-plus” karena menggabungkan fungsi gerai ritel, distribusi barang bersubsidi seperti gas 3 kg dan pupuk, serta marketplace digital berbasis sistem modern yang terintegrasi teknologi kecerdasan buatan (AI).
Pendanaan proyek berskala nasional ini difasilitasi melalui pembiayaan perbankan BUMN. Setiap koperasi direncanakan memiliki kendaraan operasional berupa satu pikap, dua motor roda tiga, dan satu truk enam roda. Dari total kebutuhan kendaraan, 105.000 unit disebut berasal dari India, sementara sekitar 45.000 unit dipasok produsen dalam negeri.
Joao menegaskan bahwa model operasional dirancang semi-otomatis dengan dukungan pusat kendali (war room) guna memastikan efisiensi dan pengawasan terintegrasi. Targetnya, koperasi desa mampu menjadi motor distribusi, penguatan UMKM lokal, dan penggerak ekonomi perdesaan secara masif dan cepat.
Agrinas Pangan menyatakan proyek ini merupakan langkah serius dan terstruktur untuk memperkuat ekosistem ekonomi desa secara nasional, dengan fokus pada keberlanjutan dan kemandirian koperasi dalam jangka panjang.