Space Available Jayapura R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Rp880 Miliar KUR Perumahan Digelontorkan

"Presiden Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Miliar, Perkuat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat"

Prabowo Tancap Gas! 62 Ribu KPR Rumah Subsidi Resmi Dimulai, Rakyat Makin Mudah Punya Rumah
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar yang digelar secara _hybrid_ dan dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side Batang, Kabupa
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar yang digelar secara _hybrid_ dan dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side Batang, Kabupa
Sesuaikan Ukuran Baca
582
ExcellentAromatica R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Kabupaten Batang - Presiden Prabowo Subianto meresmikan pelaksanaan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar yang dilaksanakan secara hibrida dan dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7). Program tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus memperkuat sektor pembiayaan perumahan nasional.


Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Rp880 Miliar KUR Perumahan DigelontorkanPresiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar yang digelar secara _hybrid_ dan dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side Batang, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, pada Kamis, 30 Juli 2026


Sebelum menghadiri acara utama, Presiden meninjau rumah contoh dan rumah subsidi yang telah dihuni oleh penerima manfaat KPR Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Kehadiran Presiden disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Rangkaian acara diawali dengan penyambutan budaya, pertunjukan drumben, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, serta laporan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengenai perkembangan program pembiayaan perumahan nasional.

Selain meresmikan pelaksanaan akad massal, Presiden juga menyerahkan secara simbolis kunci rumah kepada empat debitur KPR Rumah Subsidi serta bantuan kepada empat penerima KUR Perumahan yang berasal dari berbagai profesi dan kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Space Available Jogja R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Akad Massal Digelar Serentak di 165 Titik, Jangkau 36 Provinsi

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar yang digelar secara _hybrid_ dan dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side Batang, Kabupa
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar yang digelar secara _hybrid_ dan dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side Batang, Kabupa

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa penyelenggaraan akad massal yang dilaksanakan serentak di 165 titik, mencakup 372 kabupaten dan kota di 36 provinsi, menjadi bukti keseriusan pemerintah memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat.

Menurut Presiden, kepemilikan rumah merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi negara sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan rakyat.

Pemerintah, kata Presiden, akan terus menghadirkan berbagai program dan skema pembiayaan agar semakin banyak masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah, dapat memiliki hunian yang layak, aman, dan terjangkau.

Presiden Dorong Inovasi untuk Mempercepat Pembangunan Perumahan Nasional

Presiden Prabowo mengakui bahwa capaian pembangunan perumahan saat ini patut diapresiasi. Namun, kebutuhan rumah di Indonesia masih sangat besar sehingga memerlukan langkah yang lebih progresif dan inovatif.

Pemerintah, lanjut Presiden, tengah mempelajari berbagai model pembangunan perumahan dari sejumlah negara sebagai referensi mempercepat penyediaan hunian.

Salah satu pengalaman yang menjadi perhatian adalah keberhasilan India membangun sekitar 40 juta rumah dalam kurun waktu 12 tahun atau sekitar tiga juta rumah setiap tahun.

Presiden menilai Indonesia harus berani belajar, berinovasi, mengambil risiko yang terukur, dan mencari berbagai terobosan agar target pembangunan rumah rakyat dapat dipercepat.

KZB ArmyLook R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Kolaborasi Pemerintah, Perbankan, dan Swasta Jadi Kunci Keberhasilan

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menekankan bahwa penyediaan rumah tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah.

Sinergi antara Kementerian PKP, Bank Indonesia, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), pengembang, sektor swasta, hingga pemerintah daerah dinilai menjadi fondasi utama dalam mempercepat pembangunan perumahan nasional.

Presiden menggambarkan kolaborasi tersebut sebagai semangat Indonesia Incorporated, yaitu seluruh elemen bangsa bekerja sebagai satu tim untuk mencapai tujuan bersama.

Dialog Hangat Presiden dengan Penerima Manfaat dari Aceh hingga Maluku

Suasana penuh kehangatan mewarnai acara ketika Presiden Prabowo melakukan dialog secara virtual dengan penerima manfaat KPR Rumah Subsidi dari berbagai daerah.

Melalui konferensi video, Presiden menyapa masyarakat di Banda Aceh, Tomohon, hingga Tual yang secara bersamaan mengikuti akad massal.

Di Banda Aceh, Presiden berbincang dengan Tsara, pedagang kios kelontong berusia 23 tahun yang berhasil memiliki rumah pertamanya melalui program FLPP.

Sementara itu, Terry, seorang wartawan asal Tomohon, menyampaikan rasa syukur karena setelah 14 tahun berumah tangga akhirnya mampu memiliki rumah sendiri melalui program pemerintah.

Dialog juga berlangsung dengan Ririn, seorang guru sekolah dasar di Kota Tual, Maluku. Selain membahas rumah yang baru dimilikinya, Presiden turut menanyakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) di sekolah tempat Ririn mengajar.

Percakapan tersebut memperlihatkan secara langsung manfaat nyata program pemerintah yang dirasakan masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia.

HASKARA TRANS R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Rumah Layak Menjadi Simbol Harapan Baru bagi Keluarga Indonesia

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar

Presiden menegaskan bahwa setiap keluarga Indonesia berhak memiliki tempat tinggal yang layak sebagai fondasi kehidupan yang lebih baik.

Menurut Presiden, rumah bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi tempat tumbuhnya keluarga, rasa aman, serta harapan untuk masa depan yang lebih sejahtera.

Karena itu, pemerintah akan terus memperluas jangkauan program pembiayaan perumahan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat luas.

Transformasi Indonesia Harus Sejalan dengan Pelestarian Lingkungan

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa pembangunan nasional tidak boleh mengabaikan aspek lingkungan hidup.

Menurut Presiden, transformasi menuju negara maju harus diiringi pengendalian sampah, pelestarian alam, serta pembangunan kawasan permukiman yang bersih dan sehat.

Presiden menargetkan persoalan sampah nasional dapat dikendalikan secara signifikan pada akhir 2027 melalui berbagai kebijakan terpadu yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Selain itu, pemerintah akan mendorong penghijauan secara besar-besaran melalui penanaman ratusan juta pohon di berbagai daerah.

Space Available Batak R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Kebersihan Lingkungan Jadi Penopang Pariwisata Nasional

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar

Presiden menilai kebersihan lingkungan memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya saing sektor pariwisata Indonesia.

Menurutnya, wisatawan tidak akan tertarik mengunjungi daerah yang dipenuhi sampah maupun kawasan pesisir yang tercemar.

Oleh karena itu, Presiden meminta kepala daerah aktif memantau kondisi sungai, saluran air, kawasan permukiman, serta ruang publik sebagai bentuk kepemimpinan yang hadir langsung di tengah masyarakat.

Pemerintah juga berencana memberikan insentif bagi daerah yang berhasil menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk apresiasi terhadap tata kelola wilayah yang baik.

Efisiensi Anggaran dan Kerja Cepat Jadi Fokus Pemerintah

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus bekerja menghadirkan hasil nyata bagi masyarakat melalui berbagai program prioritas, termasuk pembangunan perumahan.

Di tengah situasi global yang masih diliputi ketidakpastian akibat konflik geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia, pemerintah akan memperkuat efisiensi anggaran, meningkatkan ketelitian dalam pengelolaan keuangan negara, serta menekan berbagai kebocoran agar anggaran benar-benar dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

Presiden optimistis fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat sehingga pembangunan nasional dapat terus berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan.

NOLAN N64 ORIGINAL – MADE IN ITALY R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Apresiasi bagi Seluruh Pihak yang Mendukung Program Perumahan Nasional

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar

Presiden turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, perbankan, pengembang, serta seluruh mitra yang berkontribusi dalam penyelenggaraan program KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan.

Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam memperluas akses pembiayaan perumahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Presiden menegaskan bahwa seluruh kebijakan pemerintah diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi rakyat Indonesia.

HUT RI Ke-81 R1 PusakoNews.com R5a

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Beragam Kisah Penerima Manfaat Mencerminkan Dampak Nyata Program FLPP

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar yang digelar secara _hybrid_ dan dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side Batang, Kabupa
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar yang digelar secara _hybrid_ dan dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side Batang, Kabupa

Pelaksanaan akad massal juga menghadirkan berbagai kisah inspiratif dari para penerima manfaat.

Kudung Slamet, seorang asisten rumah tangga, mengaku akhirnya dapat memiliki rumah pertama setelah sebelumnya tinggal bersama keluarga besarnya. Ia menyebut proses pengajuan FLPP berlangsung mudah dan cepat.

Nilam Cahya Ayu, operator produksi berusia 20 tahun di Kawasan Industri Terpadu Batang, memanfaatkan program tersebut sebagai langkah awal membangun masa depan melalui kepemilikan rumah di usia muda.

Rahma Yuliani, petugas keamanan perempuan, berhasil mewujudkan target pribadinya memiliki rumah sebelum menikah. Ia menilai lingkungan perumahan yang tertata dan fasilitas pendukung menjadi nilai tambah program tersebut.

Sementara itu, Nur Suciana, guru taman kanak-kanak, mengaku cicilan rumah melalui FLPP masih sesuai kemampuan ekonomi keluarganya sehingga tetap dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga dan pendidikan anak.

KUR Perumahan Perkuat Kapasitas Pelaku Usaha

Tidak hanya masyarakat yang membeli rumah, manfaat program juga dirasakan pelaku usaha sektor konstruksi.

Muji Marjoko, kontraktor perumahan penerima KUR Bank Rakyat Indonesia (BRI), mengungkapkan tambahan modal dari program tersebut memungkinkan kapasitas pembangunan meningkat dari sekitar lima unit menjadi lebih dari sepuluh rumah dalam satu periode pembangunan.

Menurutnya, proses pengajuan KUR berlangsung cepat sehingga sangat membantu pengembangan usaha sekaligus mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat.

Komitmen Pemerintah Terus Hadirkan Hunian Layak bagi Seluruh Rakyat

Pasangan Guru Bersyukur Dapat Rumah dari Program KPR Prabowo: Murah, Mewah, Fasum Lengkap
Pasangan Guru Bersyukur Dapat Rumah dari Program KPR Prabowo: Murah, Mewah, Fasum Lengkap

Pelaksanaan Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan penyaluran KUR Perumahan senilai Rp880 miliar menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat akses pembiayaan perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, serta sektor swasta, program tersebut tidak hanya membuka kesempatan masyarakat memiliki rumah layak, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor konstruksi, memperkuat ekonomi nasional, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Pemerintah memastikan berbagai inovasi dan terobosan akan terus dilakukan agar semakin banyak keluarga Indonesia dapat mewujudkan impian memiliki hunian yang aman, nyaman, terjangkau, dan berkualitas sebagai bagian dari pembangunan Indonesia yang berkeadilan dan berkelanjutan.
[PusakoNews.com/red]

HUT RI Ke-81 R1 PusakoNews.com R9b

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

HUT RI Ke-81 R1 PusakoNews.com R6a

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews